kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Kurs rupiah akan ditopang inflasi


Kamis, 02 November 2017 / 09:36 WIB


Reporter: Dimas Andi | Editor: Dupla Kartini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rupiah kembali terkoreksi. Kemarin (1/11), di pasar spot, kurs rupiah terkikis 0,12% ke Rp 13.580 per dollar Amerika Serikat (AS). Kurs rupiah versi Bank Indonesia (BI) juga tertekan 0,14% menjadi Rp 13.592 per dollar AS.

Analis Asia Tradepoint Futures Andri Hardianto mengatakan, pelemahan juga terjadi pada mayoritas mata uang negara Asia lainnya. Ini lantaran pelaku pasar menanti hasil rapat FOMC yang diumumkan Rabu (1/11) siang waktu AS.

Tapi pelemahan rupiah cenderung terbatas karena sentimen positif data inflasi Oktober. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, inflasi Oktober hanya 0,01%, sehingga inflasi tahunan cuma sebesar 3,58%. Ini akan menjaga kurs rupiah pada hari ini, ujar Andri.

Ekonom Bank Permata Josua Pardede menambahkan, inflasi Inggris berpotensi mempengaruhi pergerakan rupiah hari ini. Kalau hasilnya positif, penguatan dollar akan terbatas, jelas dia.

Josua memprediksi, rupiah hari ini bergerak di rentang Rp 13.525–Rp 13.625 per dollar AS. Sementara Andri menebak, rentang pergerakan rupiah hari ini berkisar antara Rp 13.500–Rp 13.600 per dollar AS.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×