Reporter: Edy Can | Editor: Edy Can
JAKARTA. Kinerja PT Astra International Tbk (ASII) semakin ciamik pada kuartal ketiga tahun ini. Berdasarkan siaran pers yang diterima KONTAN, laba bersih Astra naik 30% menjadi Rp 13,4 triliun selama sembilan bulan pertama tahun ini.
Pada kuartal ketiga 2011 ini, ASII berhasil membukukan pendapatan bersih sebesar Rp 119,5 triliun sepanjang sembilan bulan pertama tahun ini. Pendapatan bersih ini naik 27% bila dibandingkan periode yang sama tahun lalu. "Kinerja grup Astra menunjukkan performa yang kuat didukung oleh pertumbuhan permintaan domestik dan kenaikan harga komoditas," kata Presiden Direktur Astra Prijono Sugiarto, Senin (31/10).
Sektor otomotif masih menopang kinerja Astra. Kontribusi sektor otomotif terhadap laba bersih kuartal ketiga tahun ini sebesar Rp 6,2 triliun.
Astra berhasil menjual sebesar 362.000 unit dari total penjualan mobil nasional yang sebesar 660.000 unit. Sementara penjualan sepeda motor sepanjang tahun ini sebesar 3,2 uta unit atau tumbuh 24%.
Namun, penjualan suku cadang Astra pada kuartal ketiga ini kurang menggembirakan. Laba bersih penjualan suku cadang kendaraan turun sebesar 9% menjadi Rp 754 miliar akibat membengkaknya beban pokok pendapatan dan biaya operasional.
Kontribusi laba bersih Astra terbesar kedua berasal dari sektor jasa keuangan. Anak usaha Astra di sektor jasa keuangan seperti PT Federal International Finance, PT Astra Sedaya Finance dan PT Toyota Astra Financial Services berhasil menyumbangkan laba bersih sebesar Rp 2,6 triliun. Anak usaha di sektor pertambangan dan alat berat juga menyumbangkan laba bersih yang sama besarnya.
Sedangkan kontribus laba bersih lainnya berasal dari sektor agribisnis sebesar Rp 1,5 triliun, infrastruktur dan logistik sebesar Rp 484 miliar dan teknologi informasi sebesar Rp 71 miliar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News