Reporter: Rashif Usman | Editor: Handoyo
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Program Koperasi Desa Merah Putih mulai memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan bisnis PT Hydraxle Perkasa, anak usaha PT Selamat Sempurna Tbk (SMSM). Perkembangan tersebut tercermin dari peningkatan penjualan Hydraxle Perkasa sepanjang semester I-2026.
Wakil Direktur Utama SMSM Ang Andri Pribadi menjelaskan bahwa pesanan produk yang diterima Hydraxle Perkasa selama ini berasal dari jaringan dealer. Sebagian pesanan tersebut, kata dia, berkaitan dengan kebutuhan yang muncul seiring dengan pelaksanaan program Koperasi Merah Putih.
Ang memaparkan penjualan Hydraxle Perkasa meningkat cukup signifikan pada semester I-2026, dari sebelumnya sekitar Rp 70 miliar menjadi sekitar Rp 92 miliar, atau tumbuh sekitar 20% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Baca Juga: Penjualan Mobil Cetak Rekor, Ini Saham Otomotif Pilihan Analis
"Untuk ke depannya kita melihat bahwa mungkin pada semester kedua ini masih ada beberapa order dari dealer berkaitan dengan kooperasi Merah Putih," kata Ang dalam agenda paparan publik, Rabu (9/9/2026).
Dari sisi struktur kepemilikan, SMSM tercatat menguasai 51% saham PT Hydraxle Perkasa. Perusahaan tersebut bergerak di segmen perakitan dump body dengan produk andalan bermerek Dump Truck ADR.
Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Perusahaan SMSM Lidiana Widjojo menambahkan bahwa kinerja Hydraxle Perkasa menunjukkan perbaikan sepanjang Januari hingga Juni 2026. Menurutnya, tren positif tersebut tidak terlepas dari membaiknya kondisi industri perkebunan dan pertambangan.
Baca Juga: Harga Emas dan Perak Belum Kembali Bullish, Kenaikan Yield US Treasury Jadi Penahan
Selain faktor tersebut, Lidiana menyebut kontribusi program Koperasi Desa Merah Putih menjadi salah satu pendorong tambahan bagi kinerja Hydraxle Perkasa.
"Ini seiring dengan meningkatnya penjualan, khususnya perbaikan pada industri tambang dan perkebunan. Perusahaan ini juga menjadi support atau bagian dari supply ke program pemerintah yaitu Koperasi Merah putih," tambah Lidiana.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














