kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.822   -6,00   -0,04%
  • IDX 8.133   100,88   1,26%
  • KOMPAS100 1.146   14,31   1,26%
  • LQ45 828   7,29   0,89%
  • ISSI 288   4,65   1,64%
  • IDX30 431   4,00   0,94%
  • IDXHIDIV20 517   4,31   0,84%
  • IDX80 128   1,49   1,17%
  • IDXV30 141   1,36   0,97%
  • IDXQ30 140   1,18   0,85%

Kitacomm: Kami tidak menawarkan, tapi diminta wartawan


Rabu, 24 November 2010 / 14:58 WIB
Kitacomm: Kami tidak menawarkan, tapi diminta wartawan
ILUSTRASI. Pusat Bunga Klender di Jakarta Timur


Reporter: Avanty Nurdiana | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Kasus penjatahan saham PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) yang melibatkan wartawan pasar modal terus bergulir. Saling tuding menuding antar sejumlah pihak pun tak terhindarkan.

Seperti yang diberitakan KONTAN sebelumnya, Forum Wartawan Pasar Modal menuding perusahaan public relation (PR) yang membantu proses penawaran perdana alias initial public offering (IPO) KRAS, yakni Kitacomm, melakukan penyuapan terhadap wartawan. Direktur Utama Kitacomm Henny Lestari disebut-sebut menawarkan saham IPO KRAS dengan imbalan wartawan memberitakan hal yang positif atas perusahaan pelat merah itu.

Namun, ketika dikonfirmasi mengenai hal ini, Henny membantah berita ini. Dia bilang, pihaknya tidak pernah melakukan penyuapan dengan menawarkan saham kepada wartawan untuk menutup berita negatif KRAS. Menurut Henny, "Kami tidak pernah menawarkan, tetapi mereka meminta untuk membeli sejumlah saham KRAS," tuturnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×