kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Kinerja United Tractors (UNTR) ditopang bisnis emas


Selasa, 30 Juli 2019 / 21:27 WIB


Reporter: Dityasa H Forddanta | Editor: Noverius Laoli

Tidak seperti dua segmen tersebut, bisnis UNTR di sektor pertambangan emas justru langsung moncer setelah diakuisisi jelang penutupan akhir tahun lalu.

Baca Juga: Industri otomotif masih mengalami perlambatan penjualan hingga akhir tahun

Melalui PT Agincourt Resources, UNTR mampu menjual 194.000 ons emas. Ini setara dengan pendapatan Rp 3,6 triliun.

Sementara, mengutip laporan keuangan perusahaan, UNTR mampu mencetak laba kotor Rp 1,63 triliun dari bisnis ini. Sementara, laba sebelum pajak penghasilan tercatat Rp 1,4 triliun.

Asal tahu saja, jika dikonversikan dalam bentuk uang, cadangan emas Agincourt terbilang cukup menguntungkan. Sesaat setelah diakuisisi, Agincourt memberikan pendapatan dan laba tahun berjalan masing-masing Rp 681,6 miliar dan Rp 276,5 miliar.

Baca Juga: Industri Pertambangan Lesu, Produksi Alat Berat Tahun 2019 Turun

Masih mengacu pada laporan keuangan UNTR, jika keuangan Agincourt dikonsolidasikan sejak awal Januari 2018, maka laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian tahun 2018 akan menunjukkan jumlah pendapatan bersih sebesar Rp 92,81 triliun dan laba tahun berjalan sebesar Rp 13,87 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×