Reporter: Pulina Nityakanti | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG) mencatatkan kenaikan kinerja sepanjang paruh pertama tahun 2026
Pendapatan dari kontrak dengan pelanggan tercatat Rp 5,85 triliun per semester I 2026. Ini naik 6,33% dari Rp 5,50 triliun per semester I 2025.
Segmen produk kelapa sawit dan turunannya menyumbang mayoritas yaitu sebesar Rp 5,84 triliun. Sisanya dikontribusikan dari segmen produk karet dan turunannya Rp 14,68 miliar.
Beban pokok penjualan menjadi Rp 3,44 triliun pada akhir Juni 2026, turun dari Rp 3,47 triliun pada periode sama tahun lalu.
Laba bruto pun Rp 2,41 triliun per Juni 2026, naik 18,51% secara tahunan alias year on year (YoY) dari Rp 2,03 triliun.
Baca Juga: Prospek Kinerja Triputra Agro (TAPG) Membaik di Semester II, Cek Rekomendasi Sahamnya
Alhasil, TAPG membukukan laba bersih Rp 2,04 triliun per semester I 2026, naik 20,43% YoY.
Dengan kinerja tersebut, laba per saham dasar menjadi Rp 103 pada akhir kuartal II 2026, naik dari Rp 85 pada akhir kuartal II tahun lalu.
Per 30 Juni 2026, TAPG punya total aset Rp 14,82 triliun. Ini naik dari Rp 14,69 triliun per 31 Desember 2025.
Baca Juga: Prospek Saham Triputra Agro (TAPG) Masih Menarik Meski Harga CPO Bergejolak
Total liabilitas perseroan sebesar Rp 2,89 triliun pada akhir Juni 2026, turun dari Rp 3 triliun pada akhir Desember 2025. Sementara, total ekuitas tercatat Rp 11,93 triliun per akhir Juni 2026, naik dari Rp 11,68 triliun pada akhir tahun 2025.
TAPG memiliki kas dan setara kas akhir periode sebesar Rp 1,7 triliun pada akhir Juni 2026, naik dari Rp 936,38 miliar pada periode sama tahun lalu.
Baca Juga: Kinerja TAPG Tertekan Cuaca dan Produksi, Cek Rekomendasi Sahamnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













![[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_22072614202900.jpg)
