kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.956.000   -17.000   -0,57%
  • USD/IDR 16.845   66,00   0,39%
  • IDX 8.104   -42,84   -0,53%
  • KOMPAS100 1.140   -5,81   -0,51%
  • LQ45 829   -3,44   -0,41%
  • ISSI 285   -2,28   -0,79%
  • IDX30 433   -0,67   -0,15%
  • IDXHIDIV20 521   1,04   0,20%
  • IDX80 127   -0,56   -0,44%
  • IDXV30 142   0,14   0,10%
  • IDXQ30 140   0,20   0,14%

Kenaikan harga gas alam dibayangi prakiraan cuaca


Kamis, 05 Januari 2017 / 19:42 WIB
Kenaikan harga gas alam dibayangi prakiraan cuaca


Reporter: Namira Daufina | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Kenaikan harga minyak mentah cukup menjadi alasan bagi harga gas alam yang dulang hasil positif di perdagangan hari ini.

Mengutip Bloomberg, Kamis (5/1) pukul 18.25 WIB harga gas alam kontrak pengiriman Februari 2017 di New York Mercantile Exchange terbang 0,77% ke level US$ 3,29 per mmbtu dibanding hari sebelumnya.

Selain karena positifnya pergerakan harga minyak mentah yang turut memberikan suntikan tenaga bagi harga komoditas energi lainnya termasuk gas alam, harga juga terbantu oleh aksi teknikal. Terdapat dorongan bargain hunting yang mendongkrak pergerakan harga.

Hal ini terjadi pasca koreksi lebih dari 1% yang dialami harga gas alam dalam sehari pada perdagangan kemarin.

“Volatilitas harga gas alam pun mereda karena kenaikan permintaan gas alam dan perkiraan cuaca musim dingin yang mendukung harapan terjadinya serapan kebutuhan yang tinggi,” jelas Ed Morse, Analis Citi seperti dikutip dari Bloomberg.

Hanya saja, tekanan terhadap harga gas alam masih membayangi. Menyusul prakiraan suhu udara akan menghangat sepanjang pekan ini. Prediksi ini mengarah pada penurunan permintaan gas alam sekitar 90 miliar kaki kubik dalam dua pekan ke depan. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×