kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45927,64   6,18   0.67%
  • EMAS1.325.000 -1,34%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Kembangkan Tambang Emas, Indika Energy (INDY) Teken Kredit Sindikasi US$ 250 Juta


Selasa, 07 Maret 2023 / 07:38 WIB
Kembangkan Tambang Emas, Indika Energy (INDY) Teken Kredit Sindikasi US$ 250 Juta
ILUSTRASI. Proyek pengembangan bisnis tambang emas milik PT Indika Energy Tbk (INDY) kembali bergulir.


Reporter: Akhmad Suryahadi | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Proyek pengembangan bisnis tambang emas milik PT Indika Energy Tbk (INDY) kembali bergulir. Pada Kamis (2/3), INDY menandatangani perjanjian fasilitas kredit (Facility Agreement) senilai US$ 250 juta bersama dengan anak-anak perusahaan, diantaranya PT Indika Inti Corpindo, PT Tripatra Multi Energi, PT Tripatra Engineering, PT Tripatra Engineers and Constructors, dan Tripatra (Singapore) Pte. Ltd. 

Dalam hal ini, kelima anak usaha INDY tersebut bertindak sebagai para penanggung awal.

Kelima perusahaan ini adalah anak-anak perusahaan dari INDY yang dimiliki oleh INDY sebesar 100%, baik secara langsung dan tidak langsung.

Baca Juga: Pemerintah Beri Subsidi Pembelian Motor Listrik, Ini Deretan Emiten yang Diuntungkan

Perjanjian ini diteken dengan sejumlah bank. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), PT Bank UOB Indonesia, PT Bank DBS Indonesia, PT Bank KB Bukopin Tbk (BBKP) bertindak secara sendiri-sendiri atau bersama-sama sebagai pengatur. BBNI bertindak sebagai agen dan BMRI sebagai agen jaminan, serta  BMRI dan BBNI  masing-masing bertindak sebagai bank rekening.

Adapun perjanjian fasilitas ini akan dipergunakan untuk pengembangan dan pembangunan Proyek Awak Mas dari PT Masmindo Dwi Area.

Selain perjanjian fasilitas, INDY dan para pihak  yang terlibat juga menandatangani surat fasilitas, perjanjian konfirmasi jaminan dan surat tambahan untuk perjanjian antarkreditur. 

Baca Juga: Raup Keuntungan Jumbo di 2022, Emiten Batubara Bidik Kenaikan Produksi pada 2023

Perjanjian fasilitas tersebut dijamin secara pari passu berdasarkan ketentuan-ketentuan dalam indenture untuk Surat Utang Senior dengan bunga 5,875% sebesar US$ 575 juta dan Surat Utang Senior dengan bunga 8,250% sebesar US$ 675 juta.

“Transaksi ini tidak berdampak material, namun akan meningkatkan kinerja Indika Energy,” terang Sekretaris Perusahaan INDY Adi Pramono dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia, Selasa (7/3).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Trik & Tips yang Aman Menggunakan Pihak Ketiga (Agency, Debt Collector & Advokat) dalam Penagihan Kredit / Piutang Macet Managing Customer Expectations and Dealing with Complaints

[X]
×