kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Kekhawatiran pasar kembali menguat, lelang SBSN diproyeksi mengalami penurunan


Minggu, 05 Juli 2020 / 16:12 WIB
ILUSTRASI. Lelang Sukuk Negara: Suasana Dealing Room Treasury OCBC NISP, Jakarta, Selasa (1/7). Pada hari Selasa, tanggal 1 Juli 2014, telah dilakukan Lelang Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau Sukuk Negara seri SPN-S 02012015 (reopening), PBS005 (reopening) d


Reporter: Hikma Dirgantara | Editor: Noverius Laoli

Ramdhan menyebut, kondisi pasar yang tertekan belakangan ini akan cukup memengaruhi minat investor untuk masuk ke lelang.

“Selain kasus corona dalam negeri, secara global kasus positif juga masih terus bertambah. Belum lagi ketegangan geopolitik beberapa negara beberapa waktu terakhir juga menambah kekhawatiran terlihat dari pelemahan rupiah dan penguatan harga emas,” kata Ramdhan.

Baca Juga: Turki buka sidang kasus pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi, 20 warga Saudi terdakwa

Dengan kondisi investor asing yang masih akan ragu masuk, Ramdhan melihat pasar domestik akan kembali menunjang lelang SBSN besok. Terlebih, kondisi di pasar saat ini menunjukkan likuiditas yang cukup baik.

Oleh sebab itu, Ramdhan memperkirakan dana penawaran yang akan masuk berada di kisaran Rp 20 triliun. Sementara Fikri masih lebih optimistis dengan memproyeksikan dana penawaran yang masuk mencapai Rp 30 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×