kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Kebijakan AS tak lagi pengaruhi prospek batubara


Selasa, 25 April 2017 / 21:17 WIB


Reporter: Wuwun Nafsiah | Editor: Yudho Winarto

Jika Obama berupaya mengganti pemakaian batubara dengan energi terbarukan, Trump justru ingin menumbuhkan industri batubara dalam negeri sehingga dapat membantu penyerapan tenaga kerja dan menumbuhkan ekonomi AS.

Jika Trump konsisten dengan rencana membangun industri batubara, maka ada peluang permintaan AS kembali meningkat. Sementara jika pengurangan pemakaian batubara berlanjut, dampaknya tidak akan besar pada harga batubara global.

"Selama ini AS lebih banyak memakai batubara dari dalam negeri atau impor dari Amerika Latin. Sedangkan batubara produksi Indonesia maupun China lebih banyak dikonsumsi negara Asia," lanjut Ibrahim.

Sementara angka konsumsi batubara Asia termasuk India, Jepang, Korea Selatan hingga China masih tetap tinggi. Konsumsi batubara dari dalam negeri terutama untuk PLTU juga membantu kenaikan permintaan.

Ibrahim memperkirakan harga batubara akan kembali menyentuh level US$ 82 per metrik ton hingga akhir semester pertama dan menanjak hingga US$ 90 - US$ 95 per metrik ton pada akhir tahun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×