kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   -25.000   -0,89%
  • USD/IDR 17.847   -12,00   -0,07%
  • IDX 6.195   68,05   1,11%
  • KOMPAS100 824   16,97   2,10%
  • LQ45 619   8,11   1,33%
  • ISSI 215   -1,05   -0,49%
  • IDX30 350   2,03   0,58%
  • IDXHIDIV20 428   1,77   0,41%
  • IDX80 94   1,01   1,10%
  • IDXV30 118   -0,67   -0,56%
  • IDXQ30 112   0,74   0,66%

Kasus corona masih tinggi, begini efeknya ke IHSG hingga akhir Oktober 2020


Minggu, 18 Oktober 2020 / 14:36 WIB
ILUSTRASI. Jumlah kasus corona yang masih tinggi ini berpotensi menekan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).


Reporter: Kenia Intan | Editor: Khomarul Hidayat

Sementara itu, analis Philip Sekuritas Anugerah Zamzami Nasr mengatakan, IHSG masih memiliki peluang menguat hingga akhir Oktober 2020. Walaupun kasus corona terus bertambah,  perkembangan vaksin corona dan perbaikan data-data makro ekonomi negara-negara Asia dan global akan mengerek IHSG.

Selain itu, rilis laporan keuangan emiten di kuartal III 2020 bisa menjadi sentimen pendorong lainnya.

"Jika dibanding tahun lalu, kemungkinannya memang lebih buruk.  Akan tetapi, pasar ingin melihat perbaikan kinerja emiten kuartal III 2020 dibanding kuartal II 2020," jelas Zamzami ketika dihubungi Kontan.co.id, Sabtu (17/10).

Ia pun memperkirakan IHSG cenderung bergerak menguat dengan level resistance di 5.180 hingga 5.250. Sementara level support-nya berada di 5.070 hingga 5.000.

Di tengah risiko dan ketidakpastian pasar sejauh ini, Zamzami tetap menyarankan investor untuk cicil beli saham secara perlahan. Menurutnya, berkurangnya volatilitas dan outflow investor asing membuat saham masih menarik.

Ia pun merekomendasikan investor mengamati saham di sektor perbankan, farmasi, dan barang konsumen. Sektor-sektor itu disarankan karena beriringan dengan tema pemulihan IHSG yakni vaksin dan perbaikan ekonomi secara bertahap.

Selain itu, saham-saham cyclical seperti sektor agrikultur dapat menjadi pertimbangan seiring dengan permintaan musiman yang meningkat di akhir tahun. Sektor properti juga boleh dicermati dengan adanya pembukaan ekonomi.

Selanjutnya: IHSG terkoreksi 0,03% ke 5.103 pada Jumat (16/10), ini saham-saham yang dilepas asing

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×