kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.557.000   3.000   0,12%
  • USD/IDR 18.093   -96,00   -0,53%
  • IDX 5.030   110,49   2,25%
  • KOMPAS100 648   16,04   2,54%
  • LQ45 514   12,41   2,48%
  • ISSI 166   2,88   1,77%
  • IDX30 289   6,27   2,22%
  • IDXHIDIV20 389   6,59   1,72%
  • IDX80 75   1,80   2,47%
  • IDXV30 108   1,64   1,54%
  • IDXQ30 97   2,23   2,35%

Kalbe Farma (KLBF) & Intiland Development (DILD) pertimbangkan relaksasi buyback


Selasa, 10 Maret 2020 / 19:55 WIB
ILUSTRASI. Kalbe Learning Center: Karyawan mendapat pelatihan di Kalbe Learning Center, Pulogadung, Jakarta Timur, Rabu (6/2). Kalbe Learning Center bertujuan mengembangkan sumber daya yang kompeten dalam meningkatkan mutu dan menghasilkan produk obat yang berkualit


Reporter: Benedicta Prima | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat turun 17,12% sejak awal tahun (ytd). Penurunan tersebut membuat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengeluarkan relaksasi buyback saham tanpa RUPS yang kemudian ditanggapi oleh Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Alhasil ada 12 emiten pelat merah yang berencana melakukan buyback saham dengan nilai total Rp 7 triliun - Rp 8 triliun. 

Baca Juga: Simak kemampuan keuangan lima emiten konstruksi BUMN yang akan lakukan buyback

Selain 12 emiten tersebut rupanya PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC) menyambut baik relaksasi dari OJK tersebut. Bahkan perusahaan ini memperkirakan memiliki kemampuan kas untuk buyback sahamnya sekitar Rp 50 miliar sampai Rp 75 miliar. 

Sementara itu, perusahaan swasta lain yaitu PT Intiland Development Tbk (DILD) tengah melakukan kajian meskipun bukan menjadi rencana utama untuk meningkatkan harga saham yang sudah undervalue. 

Baca Juga: Mengukur kesiapan dana Bukit Asam (PTBA) untuk melakukan buyback saham




TERBARU
11.11
Kontan Academy
[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership Mitigasi Risiko SP2DK dan Pemeriksaan Pajak

[X]
×