kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Kalbe Farma (KLBF) Catat Kinerja Positif Semester I-2025, Cek Rekomendasi Analis


Selasa, 07 Oktober 2025 / 10:59 WIB
Kalbe Farma (KLBF) Catat Kinerja Positif Semester I-2025, Cek Rekomendasi Analis
ILUSTRASI. Tablet obat produksi Kalbe Farma.  PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) mencatat hasil positif pada semester I-2025, meski sejumlah sentimen pemberat mengintai.


Reporter: Vendy Yhulia Susanto | Editor: Noverius Laoli

Purchasing Managers Index (PMI) sektor ini juga tercatat 50,31 pada kuartal II-2025, tetap berada di zona ekspansif sejak kuartal IV-2023.

“Industri ini masih memiliki ruang tumbuh, mengingat kontribusinya terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) mencapai Rp 108,6 triliun pada kuartal II-2025,” ujar Heru dalam risetnya, 4 September 2025.

Kalbe Farma juga terus mendorong inovasi dan kolaborasi. Tahun lalu, perusahaan meresmikan pabrik radiofarmasi untuk memproduksi Fluorodeoksiglukosa (FGD) sebagai deteksi dini kanker, bekerja sama dengan GE HealthCare membangun fasilitas produksi CT-Scan pertama di Indonesia, serta mendirikan usaha patungan dengan Livzon Pharmaceutical Group Inc. dari Tiongkok untuk memproduksi bahan aktif farmasi (API). 

Dari segmen kesehatan konsumen dan nutrisi, Kalbe terus menghadirkan produk-produk yang terjangkau dan praktis.

Baca Juga: Kalbe Farma (KLBF) Siap Kebut Ekspansi di Semester II-2025, Cek Rekomendasi Sahamnya

Harry Su, Managing Director Research & Digital Production Samuel Sekuritas Indonesia, memproyeksikan Kalbe Farma akan membukukan pertumbuhan pendapatan 5,4% yoy pada 2025, ditopang segmen distribusi dan resep, dengan pertumbuhan laba bersih 8% yoy.

“Sentimen yang perlu diperhatikan hingga akhir tahun adalah nilai tukar rupiah dan daya beli masyarakat,” ujar Harry.

Vita memperkirakan pendapatan dan laba bersih Kalbe Farma tahun 2025 masing-masing Rp 34,14 triliun dan Rp 3,58 triliun. Sebagai perbandingan, pada 2024 pendapatan tercatat Rp 32,62 triliun dengan laba bersih Rp 3,24 triliun.

Baca Juga: Saham KLBF Terus Melorot, Proyeksi Kinerja Kalbe Farma Betulan Sudah tak Berotot?

Tiga analis, yakni Vita, Heru, dan Harry, kompak merekomendasikan beli saham KLBF dengan target harga Rp 1.450, Rp 1.640, dan Rp 1.600 per saham.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×