kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

KAEF operasikan pabrik bahan baku pada 2018


Selasa, 29 Agustus 2017 / 19:29 WIB


Reporter: Riska Rahman | Editor: Dupla Kartini

KONTAN.CO.ID - PT Kimia Farma Tbk (KAEF) tidak lama lagi akan punya pabrik pembuatan bahan baku obat. Emiten farmasi pelat merah ini rencananya akan mengoperasikan pabrik tersebut pada 2018 mendatang.

Bersama perusahaan farmasi asal Korea Selatan Sungwun Pharmacopia Co Ltd, KAEF telah mendirikan perusahan kongsi alias joint venture (JV) bernama PT Kimia Farma Sungwun Pharmacopia (KFSP). Perusahaan ini nantinya akan mengoperasikan pabrik pembuat bahan baku obat di Cikarang, Jawa Barat.

Menurut GM Corporate Secretary KAEF Eddy Murianto, saat ini, pembangunan fisik pabrik bahan baku obat tersebut telah 100%. "Saat ini mesin tahap I sudah tiba di Tanjung Priok dan sedang dalam proses custom clearance oleh Bea Cukai," ujar Eddy, Selasa (29/8).

Pabrik berkapasitas 15-30 ton per tahun ini rencananya akan mulai dioperasikan pada semester I 2018. Menurut Eddy, pabrik ini bisa membantu perusahaan untuk mengurangi impor bahan baku obat. "Perusahaan ingin mengurangi ketergantungan terhadap impor bahan baku obat," kata Eddy.

Pabrik ini juga diharapkan mampu memberikan dampak positif ke keuntungan perusahaan. Sayang, Eddy enggan menyebutkan seberapa besar dampak pembangunan pabrik ini ke bottom line perusahaan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×