kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.986   73,00   0,41%
  • IDX 5.616   -27,42   -0,49%
  • KOMPAS100 723   -4,54   -0,62%
  • LQ45 551   -1,81   -0,33%
  • ISSI 195   -1,61   -0,82%
  • IDX30 313   -1,36   -0,43%
  • IDXHIDIV20 387   -2,33   -0,60%
  • IDX80 82   -0,51   -0,62%
  • IDXV30 106   -1,06   -1,00%
  • IDXQ30 101   -0,39   -0,38%

Jadi konstituen LQ45, simak prospek dan rekomendasi saham TINS dan BRPT


Rabu, 28 Juli 2021 / 07:15 WIB


Reporter: Akhmad Suryahadi | Editor: Tendi Mahadi

Namun, secara jangka panjang, terlebih jika pandemi mulai mereda, sektor properti akan mulai pulih. “Dan momentum penurunan harga ini, dapat dimanfaatkan para investor untuk melakukan pembelian,” terang Ajeng kepada Kontan.co.id, Selasa (27/7).

CTRA berhasil membukukan kenaikan pendapatan pra penjualan atau marketing sales hingga 67,2% year-on-year (YoY) pada semester pertama. Capaian ini tidak terlepas dari subsidi PPN yang diberikan pemerintah dan suku bunga yang masih rendah.

Ajeng memasang mode optimistis terhadap pertumbuhan marketing sales CTRA tahun ini dan memproyeksikan marketing sales CTRA bisa tumbuh hingga 8%-9% yoy.

CTRA juga punya sejumlah proyek yang bisa menopang pendapatannya tahun ini.CTRA memiliki dua produk baru yang sudah rilis yakni rumah tapak di CitraLand Puncak Tidar Malang dan apartemen Citra Landmark di Ciracas.

Ajeng menyebut, CTRA juga masih akan membangun cluster/tower baru pada existing project dan tetap menyasar segmen end-user.

NH Korindo Sekuritas masih mempertahankan rekomendasi beli dengan target harga Rp 1.320.

Selanjutnya: Kinerja Unilever (UNVR) mengecewakan, BRIDanareksa pangkas target dan rekomendasi

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×