kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.008   -24,00   -0,13%
  • IDX 6.234   -1,63   -0,03%
  • KOMPAS100 818   1,65   0,20%
  • LQ45 624   2,69   0,43%
  • ISSI 216   0,62   0,29%
  • IDX30 350   0,23   0,07%
  • IDXHIDIV20 430   0,32   0,08%
  • IDX80 94   0,31   0,33%
  • IDXV30 119   1,05   0,89%
  • IDXQ30 112   0,22   0,20%

Isu politik dan kemelut MNC jadi sentimen negatif


Rabu, 22 Januari 2014 / 14:44 WIB
ILUSTRASI. Nasabah korban gagal bayar produk asuransi AJB Bumiputera melakukan aksi damai di kawasan Patung Kuda, Jakarta, Rabu (25/5/2022). (KONTAN/Fransiskus Simbolon)


Reporter: Amailia Putri Hasniawati | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Isu politik dan kemelut kepemilikan MNC TV dengan Siti Hadijanti Rukmana alias Tutut dinilai turut mempengaruhi pergerakan harga saham PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN).

Irenne Achmad, Analis PT CIMB Securities mencatat, nilai kapitalisasi pasar MNCN per Selasa (21/1) secara year-to-date merosot hingga 10%. 

Pergerakan saham yang dinilai underpeformance ini lebih disebabkan karena sejumlah sentimen, bukan fundamental. "Ambisi CEO (MNC) masuk ke dunia politik dan perseteruan kepemilikan MNC TV menambah persepsi risiko," ujar Irenne dalam risetnya.

Sehingga, lanjut dia, hal itu mengurangi minat investor membeli saham MNCN. Tak pelak, tingkat diskon harga dibandingkan dengan rivalnya, PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) kian melebar, dari 20% menjadi 30%.

CIMB pun menurnkan target harga menjadi Rp 2.600 per saham. Harga ini mencerminkan price to earning (P/E) untuk current year 2015 sebesar 14x. Sebelumnya, CIMB menghitung PE MNCN di kisaran 17,5x. Alhasil, Irenne menurunkan rating dari tambah koleksi (add) menjadi hold.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×