kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.781.000   -38.000   -2,09%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Ini bantahan Hary Tanoe soal klaim dari Tutut


Kamis, 16 Januari 2014 / 13:59 WIB
Ini bantahan Hary Tanoe soal klaim dari Tutut
ILUSTRASI. Sederet Manfaat Infused Water yang Diminum Sebelum Berolahraga


Reporter: Narita Indrastiti | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Politisi sekaligus CEO MNC Grup Hary Tanoesoedibjo membantah kabar mengenai pengambilalihan MNC TV oleh Siti Hardiyanti Rukmana alias Mbak Tutut.

Dia mengatakan, saat ini PT Media Nusantara Cipta Tbk (MNCN) masih memiliki kendali penuh di stasiun televisi yang dulu bernama TPI itu.

"Tidak ada satu pun dari eks direktur TPI yang mulai bekerja maupun mendapat akses masuk ke dalam MNC TV," jelasnya dalam keterangan resmi, Kamis (16/1).

Dia mengatakan, Putusan Mahkamah Agung (MA) yang keluar baru-baru ini juga tidak melibatkan MNC dalam gugatan tersebut. "Sehingga, MNCN tetap menjadi pemilik yang sah dan tidak berkewajiban untuk mengembalikan stasiun MNC TV," tandasnya.

Seperti diketahui, MA mengabulkan kasasi Tutut untuk mengambil alih stasiun televisi MNC TV. Putusan ini membuka peluang lepasnya stasiun TV milik MNC tersebut.

Awal mulanya, Tutut menggugat PT Berkah Karya Bersama atas kepemilikan saham PT Cipta Televisi Pendidikan Indonesia (CTPI) yang kini membawahi MNC TV. Berkah adalah pemegang saham lama CTPI. Berkah memiliki hak atas 75% saham CTPI yang kemudian diambil alih dan dipegang MNCN.

Beberapa waktu lalu, sempat dikabarkan kubu Tutut mendatangi kantor MNC dan sempat "menduduki" MNC TV. Saham MNCN pun bergerak liar diterpa kabar tersebut. Kini saham MNCN masih bertengger di zona merah, turun 1,99% ke level Rp 2.465 per saham.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×