kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Investor lebih pilih dolar, rupiah tetap lemah


Selasa, 06 November 2012 / 09:50 WIB
ILUSTRASI. Moko Moko Fair Melody BB Cream


Reporter: Dyah Ayu Kusumaningtyas |

JAKARTA. Rupiah belum beranjak, masih melemah karena tingginya permintaan akan dollar AS. Pada perdagangan Selasa (6/11) pasangan (USD/IDR) masih di posisi penutupan kemarin, yaitu di level 9.633.

Dealer Valas Bank Rakyat Indonesia (BRI) Putu Andi Wijaya mencermati, memang saat ini kecenderungan investor masih memegang dollar AS selama proses pemilihan presiden AS.

"Tidak hanya terhadap rupiah, dollar AS terus menguat terhadap mata uang poundsterling, yen, dan juga euro," ujar Putu kepada KONTAN, Selasa (6/11).

Putu mengingatkan, hari ini ada rapat The Reserve Bank of Australia (RBA) dalam rangka penetapan tingkat suku bunga. Beberapa analis memprediksi RBA akan kembali memangkas suku bunga acuan 25 basis poin (bps) menjadi 3%. 

"Australia di perdagangan bilateral, cukup dekat dengan Indonesia, tentu saja pemangkasan suku bunga RBA sedikit banyak akan mempengaruhi Indonesia," jelas Putu.

Untuk hari ini (6/11), ia memprediksi USD/IDR akan berada di kisaran 9.620-9.640. "Pergerakan hari ini tidak banyak berubah dari hari sebelumnya," ulas Putu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×