kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.613.000   -9.000   -0,34%
  • USD/IDR 18.096   61,00   0,34%
  • IDX 6.131   -55,20   -0,89%
  • KOMPAS100 800   -7,14   -0,88%
  • LQ45 608   -4,53   -0,74%
  • ISSI 212   -1,96   -0,92%
  • IDX30 342   -2,78   -0,81%
  • IDXHIDIV20 423   -3,94   -0,92%
  • IDX80 91   -0,74   -0,80%
  • IDXV30 116   -0,67   -0,57%
  • IDXQ30 110   -0,83   -0,75%

Investor cemas, bursa regional kembali tak berdaya


Rabu, 02 September 2015 / 08:08 WIB


Sumber: Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

SYDNEY. Bursa Asia kembali memerah pada transaksi perdagangan hari ini (2/9). Mengutip data Bloomberg, pada pukul 09.02 waktu Tokyo, indeks MSCI Asia Pacific turun 0,7% menjadi 125,97.

Penurunan bursa Asia menyusul tekanan yang terjadi di bursa Amerika. Lemahnya data manufaktur AS semakin menambah kecemasan mengenai perlambatan pertumbuhan ekonomi global. Asal tahu saja, data yang dirilis Selasa (1/9) menunjukkan, berkurangnya tingkat permintaan dari emerging market -termasuk China- dilihat sebagai penurunan pemesanan kepada perusahaan-perusahaan AS.

"Kita memiliki kecemasan mengenai outlook pertumbuhan ekonomi, di mana kondisi China yang paling dicemaskan. Apalagi, the Federal Reserve juga mempertimbangkan untuk menaikkan suku bunga acuan. Kondisi ini yang menyebabkan investor ketar-ketir," papar Shane Oliver, global strategist AMP Capital Investors Ltd di Sydney.

Dia menambahkan, kondisi terburuk sepertinya sudah berlalu. "Tapi, volatilitas pasar masih akan terus berlanjut," imbuhnya.

Sementara itu, indeks Topix Jepang turun 1,7%, indeks Kospi Korea Selatan turun 1,5%, indeks NZX 50 Selandia Baru turun 1,3%, dan indeks NZX 50 Selandia Baru turun 1,3%. Penurunan juga dialami indeks S&P/ASX 200 menjelang dirilisnya data pertumbuhan ekonomi Australia. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×