kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.559.000   -11.000   -0,43%
  • USD/IDR 18.166   -36,00   -0,20%
  • IDX 5.098   -184,26   -3,49%
  • KOMPAS100 656   -29,76   -4,34%
  • LQ45 515   -24,19   -4,48%
  • ISSI 171   -5,38   -3,04%
  • IDX30 289   -13,61   -4,49%
  • IDXHIDIV20 388   -17,40   -4,29%
  • IDX80 76   -3,38   -4,28%
  • IDXV30 108   -4,36   -3,89%
  • IDXQ30 98   -4,24   -4,16%

Laba Bersih Indosat (ISAT) Naik 84,5% pada Semester I-2026


Selasa, 28 Juli 2026 / 22:16 WIB
Laba Bersih Indosat (ISAT) Naik 84,5% pada Semester I-2026
ILUSTRASI. Pelayanan pelanggan di gerai Indosat Ooredoo, Jakarta (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Penulis: Muhammad Alief Andri | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Indosat Tbk (ISAT) mencatatkan kinerja solid sepanjang semester I-2026 dengan pertumbuhan laba bersih yang signifikan, ditopang oleh peningkatan pendapatan di seluruh lini bisnis.

Mengacu pada laporan keuangan yang dipublikasikan Selasa (28/7/2026), laba bersih ISAT mencapai Rp4,3 triliun, melonjak 84,5% secara tahunan (year-on-year/YoY) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp2,34 triliun.

Kenaikan laba tersebut sejalan dengan pertumbuhan pendapatan konsolidasian yang meningkat 13,1% yoy menjadi Rp30,65 triliun, dari sebelumnya Rp27,11 triliun.

Baca Juga: Asing Net Sell Jumbo Rp 1 Triliun, Cek Saham yang Banyak Dilego, Selasa (28/7)

Secara kontribusi, segmen seluler masih menjadi penopang utama dengan porsi sebesar 83,3% terhadap total pendapatan. Sementara itu, bisnis multimedia, komunikasi data, dan internet (MIDI) berkontribusi 15,3%, serta telekomunikasi sebesar 1,4%.

Pendapatan seluler tercatat tumbuh 12,2%, didorong oleh peningkatan layanan data dan jasa nilai tambah, meskipun sebagian teredam oleh penurunan pendapatan dari layanan telepon, SMS, dan interkoneksi.

Di sisi lain, pendapatan dari segmen MIDI meningkat 18,5% seiring kenaikan layanan IT, konektivitas tetap, dan internet tetap. Adapun pendapatan telekomunikasi tumbuh 8,4%, didukung oleh peningkatan layanan telepon internasional, meski masih tertekan penurunan telepon jaringan tetap.

Dari sisi profitabilitas, EBITDA ISAT tercatat sebesar Rp14,6 triliun, naik 13,6% yoy, dengan margin EBITDA mencapai 47,6%.

Namun demikian, perseroan juga mencatatkan kenaikan beban usaha menjadi Rp22,9 triliun atau meningkat 4,5% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Kenaikan ini dipicu oleh peningkatan biaya penyelenggaraan jasa, penyusutan dan amortisasi, biaya karyawan, pemasaran, serta beban umum dan administrasi.

Sementara itu, beban lain-lain tercatat naik tipis 1,2% menjadi Rp2,1 triliun, seiring kenaikan biaya keuangan yang diimbangi dengan perbaikan pada selisih kurs dan pendapatan bunga.

Baca Juga: Trading Indeks Nasdaq vs Investasi ETF QQQ: Apa Bedanya ?

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Video Terkait



TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×