kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.602.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 17.681   54,00   0,31%
  • IDX 6.535   -6,68   -0,10%
  • KOMPAS100 866   8,07   0,94%
  • LQ45 659   9,32   1,43%
  • ISSI 225   -2,18   -0,96%
  • IDX30 366   5,04   1,40%
  • IDXHIDIV20 458   8,21   1,83%
  • IDX80 99   1,17   1,20%
  • IDXV30 126   0,85   0,68%
  • IDXQ30 118   2,25   1,94%

Laba Bersih Indosat (ISAT) Naik 84,5% pada Semester I-2026


Selasa, 28 Juli 2026 / 22:16 WIB
Laba Bersih Indosat (ISAT) Naik 84,5% pada Semester I-2026
ILUSTRASI. Pelayanan pelanggan di gerai Indosat Ooredoo, Jakarta (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Penulis: Muhammad Alief Andri | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Indosat Tbk (ISAT) mencatatkan kinerja solid sepanjang semester I-2026 dengan pertumbuhan laba bersih yang signifikan, ditopang oleh peningkatan pendapatan di seluruh lini bisnis.

Mengacu pada laporan keuangan yang dipublikasikan Selasa (28/7/2026), laba bersih ISAT mencapai Rp4,3 triliun, melonjak 84,5% secara tahunan (year-on-year/YoY) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp2,34 triliun.

Kenaikan laba tersebut sejalan dengan pertumbuhan pendapatan konsolidasian yang meningkat 13,1% yoy menjadi Rp30,65 triliun, dari sebelumnya Rp27,11 triliun.

Baca Juga: Asing Net Sell Jumbo Rp 1 Triliun, Cek Saham yang Banyak Dilego, Selasa (28/7)

Secara kontribusi, segmen seluler masih menjadi penopang utama dengan porsi sebesar 83,3% terhadap total pendapatan. Sementara itu, bisnis multimedia, komunikasi data, dan internet (MIDI) berkontribusi 15,3%, serta telekomunikasi sebesar 1,4%.

Pendapatan seluler tercatat tumbuh 12,2%, didorong oleh peningkatan layanan data dan jasa nilai tambah, meskipun sebagian teredam oleh penurunan pendapatan dari layanan telepon, SMS, dan interkoneksi.

Di sisi lain, pendapatan dari segmen MIDI meningkat 18,5% seiring kenaikan layanan IT, konektivitas tetap, dan internet tetap. Adapun pendapatan telekomunikasi tumbuh 8,4%, didukung oleh peningkatan layanan telepon internasional, meski masih tertekan penurunan telepon jaringan tetap.

Dari sisi profitabilitas, EBITDA ISAT tercatat sebesar Rp14,6 triliun, naik 13,6% yoy, dengan margin EBITDA mencapai 47,6%.

Namun demikian, perseroan juga mencatatkan kenaikan beban usaha menjadi Rp22,9 triliun atau meningkat 4,5% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Kenaikan ini dipicu oleh peningkatan biaya penyelenggaraan jasa, penyusutan dan amortisasi, biaya karyawan, pemasaran, serta beban umum dan administrasi.

Sementara itu, beban lain-lain tercatat naik tipis 1,2% menjadi Rp2,1 triliun, seiring kenaikan biaya keuangan yang diimbangi dengan perbaikan pada selisih kurs dan pendapatan bunga.

Baca Juga: Trading Indeks Nasdaq vs Investasi ETF QQQ: Apa Bedanya ?

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Video Terkait



TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×