Close | x
kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.578
  • SUN95,67 0,00%
  • EMAS656.000 -0,46%

Investor asing kembali meramaikan pasar obligasi Indonesia

Kamis, 12 Juli 2018 / 19:32 WIB

Investor asing kembali meramaikan pasar obligasi Indonesia
ILUSTRASI. Aktifitas perdagangan SUN di Mandiri Sekuritas

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Walau masih rentan terhadap berbagai tekanan, investor asing tampaknya masih memiliki kepercayaan yang cukup besar terhadap pasar obligasi Indonesia. Ini terwujud oleh tren aksi beli investor asing yang berlangsung sepanjang bulan Juli.

Mengutip data Ditjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kemkeu, kepemilikan asing bertambah Rp 5,25 triliun secara month to date (mtd) menjadi Rp 835,42 triliun hingga 11 Juli lalu. Investor asing pun terus mencatatkan net buy secara berturut-turut sejak 2 Juli hingga 11 Juli.


Analis Fixed Income MNC Sekuritas, I Made Adi Saputra menyampaikan, volatilitas rupiah yang masih cukup tinggi sebenarnya tetap menjadi hal yang dikhawatirkan oleh investor asing untuk saat ini.

Namun, jarak sekitar dua bulan sebelum finalisasi kenaikan suku bunga acuan AS pada September nanti dapat menjadi cela yang menguntungkan bagi pasar obligasi domestik. Sebab, investor asing dinilai sedang memanfaatkan momen tersebut untuk kembali berburu aset-aset investasi di negara-negara emerging market, termasuk Indonesia.

“Mumpung September masih lama, ini jadi kesempatan bagi investor asing untuk mencari instrumen dengan yield yang tinggi,” kata Made, Kamis (12/7).

Senada, Fund Manager Capital Asset Management, Desmon Silitonga mengatakan, investor asing masuk ke pasar obligasi dalam negeri secara perlahan karena memanfaatkan posisi harga Surat Utang Negara (SUN) yang sudah tergolong murah, sedangkan yield sudah cukup tinggi.

Ditambah lagi, yield US Treasury akhir-akhir ini cenderung bergerak stabil atau di bawah level 3%. “Spread yield SUN Indonesia dan AS sudah cukup lebar sehingga membuat investor asing tertarik,” imbuh Desmon, hari ini.

Sebagai catatan, yield SUN seri acuan 10 tahun pada perdagangan hari ini (12/7) bertengger di level 7,46%. Di saat yang sama, yield US Treasury tenor 10 tahun berada di level 2,85%. Artinya, spread kedua surat utang tersebut sebesar 481 basis poin (bps).

Menurut Made, karena spread antara yield SUN 10 tahun dan US Treasury dengan tenor yang sama tergolong lebar, tak heran banyak investor asing yang akhir-akhir ini mengoleksi SUN berdurasi 10—15 tahun.

Reporter: Dimas Andi
Editor: Sanny Cicilia

Video Pilihan

TERBARU
Seleksi CPNS 2018
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0028 || diagnostic_api_kanan = 0.0704 || diagnostic_web = 1.5060

Close [X]
×