kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45963,73   -4,04   -0.42%
  • EMAS1.310.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Investor Asing Hentikan Akumulasi, Cermati Saham yang Banyak Dijual Kemarin


Jumat, 23 Februari 2024 / 08:05 WIB
Investor Asing Hentikan Akumulasi, Cermati Saham yang Banyak Dijual Kemarin
ILUSTRASI. Suasana main hall?Bursa Efek Indonesia (BEI)?di Jakarta, Kamis (4/1/2024). Investor Asing Hentikan Akumulasi, Cermati Saham yang Banyak Dijual Kemarin.


Reporter: Noverius Laoli | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Investor asing menghentikan akumulasi saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) setelah mecatatkan net buy beberapa hari berturut-turut. 

Dalam sepekan perdagangan terakhir asing masih mencatatkan net buy Rp 3,72 triliun dan sepanjang tahun 2024 ini asing telah mengakumulasi Rp 22,13 triliun saham di BEI.

Berbanding lurus dengan aksi net sell asing, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona merah pada perdagangan hari Kamis (22/2). Sepanjang perdagangan IHSG bergerak dari level terendah 7.321 dan level tertinggi 7.365.

Baca Juga: Memungut Saham-Saham Yang Dijual Investor Asing

Mengutip data BEI via RTI Business, IHSG melemah 9,38 poin atau 0,13% ke level 7.339 pada penutupan perdagangan.

Total volume perdagangan saham di BEI pada Kamis mencapai 17,09 miliar dengan nilai transaksi Rp 9,26 triliun. Ada 218 saham yang turun, 297 saham yang naik dan 256 saham yang stagnan.

Sementara market cap BEI tembus Rp 11.674 triliun pada penutupan perdagangan Kamis. Investor asing menghentikan akumulasi saham di BEI dengan mencatatkan net sell atau jual bersih sebesar Rp 253,07 miliar di seluruh pasar pada Kamis. 

Baca Juga: Intip 10 Saham Net Buy Terbesar Asing Saat IHSG Tergelincir pada Kamis (22/2)

Berikut 10 saham net sell terbesar asing pada Kamis:

1. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 259,3 miliar
2. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 129,12 miliar
3. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 86,43 miliar
4. PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) Rp 76,7 miliar
5. PT Astra International Tbk (ASII) Rp 53,53 miliar
6. PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) rp 48,83 miliar
7. PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) Rp 48,83 miliar
8. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 46,5 miliar
9. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) Rp 20,04 miliar
10. PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) Rp 19,13 miliar

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×