kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.988   75,00   0,42%
  • IDX 5.673   29,59   0,52%
  • KOMPAS100 732   3,90   0,54%
  • LQ45 556   3,18   0,57%
  • ISSI 197   0,68   0,35%
  • IDX30 316   1,67   0,53%
  • IDXHIDIV20 390   1,07   0,28%
  • IDX80 83   0,37   0,45%
  • IDXV30 106   -0,27   -0,25%
  • IDXQ30 102   0,52   0,51%

Inilah empat saham penghuni baru indeks LQ45


Kamis, 25 Januari 2018 / 15:46 WIB
ILUSTRASI. Pasar modal


Reporter: Riska Rahman | Editor: Dupla Kartini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Empat saham masuk jadi penghuni baru indeks LQ45 Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk periode Februari-Juli 2018.

Dalam pengumuman yang dirilis BEI, Kamis (25/1), empat saham yang masuk indeks saham terlikuid di papan bursa adalah PT Indika Energy Tbk (INDY), PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA), PT Trada Alam Minera Tbk (TRAM), dan PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP).

Masuknya empat saham baru ke dalam indeks LQ45 ini menggeser posisi empat penghuni lama. Empat saham yang harus keluar, yaitu saham PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI), PT PP London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP), PT PP Properti Tbk (PPRO), dan PT Summarecon Agung Tbk (SMRA).

Ini pertama kalinya saham TPIA dan WSBP masuk ke dalam daftar indeks LQ45. Saham-saham ini mengekor induk usahanya, yaitu PT Barito Pacific Tbk (BRPT) dan PT Waskita Karya Tbk (WSKT) yang sebelumnya sudah lebih dulu masuk ke dalam daftar indeks saham tersebut.

Sedangkan, saham INDY dan TRAM pernah masuk dalam perhitungan indeks LQ45. Meski begitu, posisi mereka tergantikan oleh saham lain yang sesuai dengan kriteria evaluasi BEI.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×