kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.651.000   11.000   0,42%
  • USD/IDR 17.981   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.876   131,22   2,28%
  • KOMPAS100 765   20,79   2,79%
  • LQ45 582   16,29   2,88%
  • ISSI 204   4,37   2,19%
  • IDX30 329   8,59   2,68%
  • IDXHIDIV20 406   11,61   2,94%
  • IDX80 87   2,30   2,72%
  • IDXV30 110   2,89   2,69%
  • IDXQ30 106   3,06   2,97%

Ini penyebab IHSG terkoreksi hingga 2,33% di sesi I


Kamis, 03 Mei 2018 / 13:59 WIB
ILUSTRASI. Bursa Efek Indonesia


Reporter: Elisabet Lisa Listiani Putri | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan dalam perdagangan sesi I ini hari ini, Kamis (3/5) ditutup dengan mencatatkan penurunan sebesar 2,33% ke level 5.872,37. Bahkan, seluruh saham penghuni LQ45 turun.

Sementara itu, investor asing juga masih mencatatkan net sell sebesar Rp 325 miliar. 

Muhammad Nafan Aji, Analis Binaartha Parama Sekuritas mengatakan bahwa meskipun pada bulan ini bank sentral Amerika Serikat (AS) Federal Reserve tidak menaikkan tingkat suku bunga acuan, para pelaku pasar menyadari, bahwa kenaikan tingkat suku bunga The Fed pada bulan depan adalah suatu keniscayaan.

"Apalagi statement The Fed menunjukkan optimisme yang kuat bahwa tingkat inflasi di AS mendatang akan mulai meningkat." kata Nafan kepada Kontan.co.id, Kamis (3/5).

Ia mengatakan bahwa hal ini mengakibatkan bursa pada regional Asia termasuk IHSG rata-rata berada di teritori negatif.
 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×