kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -36.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Ini dampak absennya pengendali META


Senin, 27 November 2017 / 19:27 WIB


Reporter: Riska Rahman | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Absennya pemegang saham pengendali di tubuh PT Nusantara Infrastructure Tbk (META) mengundang polemik di kalangan pelaku pasar. Namun, analis melihat hal ini tak akan mempengaruhi kinerja META ke depannya.

Direktur Investa Saran Mandiri Hans Kwee melihat, tak adanya pemegang saham pengendali dalam META seharusnya tidak menjadi masalah. "Justru tidak adanya pemegang saham pengendali malah bisa berdampak baik ke perusahaan sebab mandat direksi dan komisaris berarti kembali ke rapat umum pemegang saham (RUPS)," ujar Hans, Senin (27/11).

Tak adanya pemegang saham pengendali membuat posisi direksi dan komisaris perusahaan tersebut diisi oleh profesional sehingga justru bisa membuat kinerja perusahaan semakin baik ke depannya. Meski begitu, aturan soal pembagian dividen dan bonus untuk manajemen harus diatur jelas dalam RUPS agar tak menimbulkan konflik kepentingan.

Di sisi lain, pihak regulator harus mengawasi perusahaan yang tak memiliki pemegang saham pengendali ini. "Mereka harus bisa meyakinkan para pemegang saham perusahaan ini bahwa si pemegang saham mayoritas ini benar-benar jadi pemegang saham terbanyak saja, bukan pengendali. Regulator juga harus mempertegas bagaimana kriteria dalam menentukan pengendali dan non pengendali," terang Hans.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×