kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.570.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 17.919   -9,00   -0,05%
  • IDX 6.207   88,57   1,45%
  • KOMPAS100 798   10,06   1,28%
  • LQ45 610   7,26   1,20%
  • ISSI 218   4,69   2,20%
  • IDX30 339   2,84   0,85%
  • IDXHIDIV20 433   3,16   0,74%
  • IDX80 91   1,21   1,34%
  • IDXV30 118   1,43   1,23%
  • IDXQ30 110   0,57   0,52%

Indocement (INTP) proyeksikan penjualan tumbuh 3%-4% tahun ini, begini kata analis


Selasa, 14 Januari 2020 / 18:07 WIB
ILUSTRASI. Buruh angkut memindahkan semen yang siap dikirimkan ke beberapa wilayah di Indonesia melalui Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta, Minggu (04/09). Indocement (INTP) proyeksikan penjualan tumbuh 3% - 4% tahun ini. KONTAN/Fransiskus SImbolon/04/09/2016


Reporter: Akhmad Suryahadi | Editor: Tendi Mahadi

Kepada Kontan.co.id beberapa waktu lalu, Analis NH Korindo Meilki Darmawan mengatakan satu-satunya katalis yang dapat menjadi juru selamat emiten semen adalah sektor properti. Ia menilai, konsumen belum merespon relaksasi kebijakan Loan To Value (LTV) pada 2019 silam.

“Saya mengestimasi pada kuartal II-2020, relaksasi LTV baru akan berdampak pada purchasing power di sektor properti sehingga memungkinkan ada proyek-proyek baru yang nantinya akan membantu serapan bagi produk semen,” ujar Meilki.

Baca Juga: Praperadilan mantan bos Lippo Cikarang (LPCK) ditolak

Dengan demikian, Meilky mengestimasi pendapatan dari dua emiten semen terbesar di Indonesia yaitu PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) dan INTP dapat bertumbuh masing-masing di level 3,1% dan 2,5% pada 2020 secara year-on-year.

Mimi merekomendasikan hold saham INTP dengan target harga Rp 19.200 per saham sementara Meilki pun merekomendasikan hold di harga Rp 21.000.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×