kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.592.000   20.000   0,78%
  • USD/IDR 17.918   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.094   62,48   1,04%
  • KOMPAS100 785   10,40   1,34%
  • LQ45 602   8,03   1,35%
  • ISSI 213   1,61   0,76%
  • IDX30 334   4,21   1,27%
  • IDXHIDIV20 427   4,86   1,15%
  • IDX80 90   1,14   1,28%
  • IDXV30 117   0,96   0,83%
  • IDXQ30 109   1,31   1,21%

IHSG Rebound, Simak Rekomendasi Saham dari Analis Berikut


Kamis, 09 April 2026 / 17:21 WIB
IHSG Rebound, Simak Rekomendasi Saham dari Analis Berikut
ILUSTRASI. Analis Menilai, penguatan IHSG saat ini masih berada dalam fase technical rebound dan belum mengindikasikan tren bullish yang solid.(KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Reporter: Alya Fathinah | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat pada akhir perdagangan Kamis (9/4/2026). IHSG naik 28,38 poin atau 0,39% ke level 7.307,58, melanjutkan penguatan dari hari sebelumnya.

Head of Research KISI Sekuritas, Muhammad Wafi, menilai penguatan IHSG saat ini masih berada dalam fase technical rebound dan belum mengindikasikan tren bullish yang solid.

“IHSG perlu stabil dan bertahan di atas level 7.300–7.350 untuk mengonfirmasi fase bullish,” ujar Wafi kepada Kontan, Kamis (9/4/2026).

Baca Juga: Cek Hasil Kinerja Emiten Rokok HMSP dan GGRM dan Prospeknya di Tahun 2026

Ia menambahkan, sejumlah sentimen eksternal masih berpotensi menekan pergerakan pasar, mulai dari volatilitas nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, arah kebijakan suku bunga bank sentral AS, hingga keberlanjutan aliran dana asing. 

Selain itu, risiko geopolitik global dan kebijakan dagang Amerika Serikat juga menjadi faktor yang perlu dicermati.

Dalam kondisi tersebut, Wafi menyarankan investor menerapkan strategi buy on weakness secara selektif dan menghindari aksi spekulatif berlebihan.

Baca Juga: Perintis Triniti (TRIN) Akuisisi Prima Pembangunan Propertindo, Ini Rinciannya

“Disiplin melakukan profit taking pada saham yang sudah menguat serta menjaga porsi kas untuk mengantisipasi volatilitas lanjutan,” katanya.

Wafi merekomendasikan sektor perbankan sebagai pilihan utama, dengan saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) target harga Rp 10.200, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 7.200, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 6.000, dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 6.000.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×