Reporter: Anna Suci Perwitasari | Editor: Anna Suci Perwitasari
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bursa Asia bervariasi dengan kecenderungan melemah pada perdagangan pagi ini. Kamis (9/4/2026) pukul 08.21 WIB, indeks Nikkei 225 anjlok 0,67% di 55.932,27. Sementara indeks Hang Seng dibuka melemah 0,53% ke 25.756,41.
Selanjutnya indeks Taiex terlihat menguat 0,22% menjadi 34.836,12 dan indeks Kospi melemah 1,51% ke 5.783,45. Sementara itu, indeks ASX 200 melemah tipis 0,09% ke 8.943,4.
Di sisi lain, FTSE Straits Times menguat 0,08% ke 5.000,23 dan FTSE Malay KLCI melemah 0,62% ke 1.685,03.
Pasar Asia-Pasifik dibuka beragam, setelah Ketua Parlemen Iran menuduh Amerika Serikat (AS) melanggar ketentuan perjanjian gencatan senjata dua minggu.
Pada hari Rabu (8/4/2026), Presiden AS Donald Trump mengumumkan gencatan senjata "dua sisi", lebih dari sebulan setelah perang dengan Iran dimulai.
Baca Juga: Simak Rekomendasi Saham dan Prospek Kinerja Emiten EBT pada 2026
“Saya setuju untuk menangguhkan pemboman dan serangan terhadap Iran selama dua minggu,” kata Trump dalam sebuah unggahan di Truth Social. “Kami menerima proposal 10 poin dari Iran, dan percaya itu adalah dasar yang dapat diterapkan untuk bernegosiasi.”
Gencatan senjata tersebut bergantung pada persetujuan Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz. Teheran mengatakan bahwa mereka akan menghentikan operasi "pertahanan" jika serangan terhadap negara itu dihentikan, menurut pernyataan dari Menteri Luar Negeri Iran.
Israel juga telah menyetujui gencatan senjata tersebut namun dengan pengecualian, menurut laporan media.
Namun, Ketua Parlemen Iran Mohammed Bagher Ghalibaf kemudian menuduh AS melanggar kesepakatan gencatan senjata. Pelanggaran tersebut meliputi penolakan hak Republik Islam untuk memperkaya uranium dan serangan Israel yang terus berlanjut terhadap Lebanon, serta masuknya drone ke wilayah udara Iran, katanya.
Semalam di AS, bursa saham melonjak setelah Presiden Donald Trump menangguhkan serangan terhadap Iran selama dua minggu, menghentikan konflik lima minggu yang menutup jalur air penting untuk pasokan energi global.
Baca Juga: Wall Street Melonjak: Dow, S&P 500 dan Nasdaq Kompak Ditutup Melonjak Lebih dari 2,5%
Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup naik 1.325,46 poin atau 2,85% menjadi 47.909,92. Itu adalah hari terbaik indeks acuan tersebut sejak April 2025, ketika Trump pertama kali menarik kembali pernyataan tarif awalnya yang lebih keras.
Indeks S&P 500 menguat 2,51% ke 6.782,81, dan indeks Nasdaq Composite melonjak 2,80% menjadi 22.635,00.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













