kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Impor China dan India menurun, harga batubara sentuh rekor terendah sejak 2016


Jumat, 21 Agustus 2020 / 17:27 WIB
ILUSTRASI. Terminal batubara. Impor China dan India menurun harga batubara sentuh rekor terendah. REUTERS/Stephane Mahe/File Photo


Reporter: Danielisa Putriadita | Editor: Tendi Mahadi

Sementara, kelebihan pasokan batubara juga menghantui pasar batubara. Ibrahim mengatakan kelebihan pasokan batubara di dalam negeri membuat perusahaan batubara mengalihkan pasokan ekspor ke pembangkit tenaga listrik dalam negeri. 

Dari banyaknya sentimen negatif yang menyelimuti batubara, Ibrahim memproyeksikan pergerakan harga batubara masih cenderung melemah selama pandemi belum selesai. "Harga batubara masih akan melemah, kapan naiknya, ya kalau virus selesai atau vaksin berhasil disebarluaskan," kata Ibrahim. 

Baca Juga: Harga batubara menekan kinerja Indo Tambangraya (ITMG), simak rekomendasi sahamnya

Untuk sepekan ke depan Ibrahim memproyeksikan harga batubara berada di rentang US$ 49 per metrik ton-US$ 51 per metrik ton. 

Sementara, proyeksi harga batubara di kuartal III berada di rentang US$ 46 per metrik ton-US$ 52 per metrik ton. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×