kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Imbas corona, triliunan dana asing menguap dari pasar saham Indonesia


Minggu, 15 Maret 2020 / 11:18 WIB
ILUSTRASI. Warga memotret layar yang menampilkan infornasi pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (12/3/2020). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menguat tipis 0,24% ke level 4.907,571 pada perdagangan Jumat (13/3). ANTARA FOTO


Reporter: Akhmad Suryahadi | Editor: Tendi Mahadi

Saat ini Covid-19 bukan lagi dianggap sebagai sentimen belaka. Saat ini mulai muncul kekhawatiran akan dampak dari penyebaran corona dalam jangka panjang dan sistemis.

“Corona bukan lagi sentimen, melainkan sudah bersifat fundamental. Karena sentimen biasanya hanya berdampak jangka pendek. Tetapi efek yang dirasakan sangat luas dan tidak hanya fokus di domestik bahkan global,” ujar Sukarno kepada Kontan.co.id, Jumat (13/3).

Baca Juga: IHSG anjlok 10,75% dalam sepekan, ini wejangan dari Ketua OJK

Presiden Direktur Astronacci International Sekuritas Gema Goeyardi mengatakan salah satu penyebab menguapnya dana asing dari pasar ekuitas adalah imbas terguncangnya pasar Amerika Serikat (AS) akibat penyebaran virus Covid-19.

“Sebab pasar terkoneksi antara satu dengan lainnya. Pasar AS terguncang sangat keras karena virus corona,” ujar Gema.

Melansir RTI Business, pada perdagangan Jumat (13/3), Dow Jones Index (DJI) ditutup menguat 9,36%. Meski demikian, dalam sepekan DJI masih minus 2,79% dan sejak awal tahun DJI tumbuh negatif 18,76%.

Baca Juga: Waswas Mengawal IPO Ketika IHSG Rontok

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×