kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.669   26,20   0,46%
  • KOMPAS100 732   4,13   0,57%
  • LQ45 557   3,79   0,69%
  • ISSI 197   0,36   0,19%
  • IDX30 316   1,45   0,46%
  • IDXHIDIV20 390   0,52   0,13%
  • IDX80 83   0,39   0,47%
  • IDXV30 106   -0,47   -0,44%
  • IDXQ30 102   0,35   0,34%

Imbal hasil SUN turun membuntuti US Treasury


Senin, 26 Februari 2018 / 10:18 WIB
ILUSTRASI. KEBUTUHAN PENUKARAN PECAHAN RUPIAH


Reporter: Dimas Andi | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Imbal hasil Surat Utang Negara (SUN) diperkirakan turun pada perdagangan Senin (26/2). Hal ini didorong oleh penurunan imbal hasil US Treasury 10 tahun yang turun 5-7 bps pada Jum’at lalu dan potensi penguatan kurs rupiah hari ini.

Ekonom Samuel Sekuritas Indonesia, Ahmad Mikail mengatakan, kurs rupiah diperkirakan menguat hari ini seiring dengan kemungkinan kembali masuknya investor asing ke pasar obligasi pemerintah. Potensi tersebut dinilainya menjadi katalis positif bagi perdagangan obligasi hari ini.

Ia memperkirakan imbal hasil SUN seri acuan 10 tahun akan bergerak di rentang 6,50% sampai 6,56%. Adapun seri SUN yang ia rekomendasikan untuk perdagangan hari ini antara lain FR0064, FR0036, FR0035, FR0043, FR0063, FR0075, dan FR0074.

Sebelumnya, Analis Fixed Income MNC Sekuritas, I Made Adi Saputra mengatakan, imbal hasil SUN pada perdagangan Jumat (23/2) kembali mengalami penurunan seiring menguatnya kurs rupiah serta penurunan imbal hasil surat utang global.

Perubahan tingkat imbal hasil SUN pada perdagangan Jumat lalu berkisar antara 1-9 bps. Sementara itu, imbal hasil SUN tenor pendek (1-4 tahun) turun berkisar antara 1-4 bps dengan kenaikan harga sebesar 15 bps.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×