kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.970   57,00   0,32%
  • IDX 5.710   66,66   1,18%
  • KOMPAS100 737   9,37   1,29%
  • LQ45 559   6,28   1,14%
  • ISSI 199   2,38   1,21%
  • IDX30 317   2,80   0,89%
  • IDXHIDIV20 390   0,80   0,21%
  • IDX80 84   1,03   1,25%
  • IDXV30 107   -0,11   -0,11%
  • IDXQ30 102   0,46   0,45%

Pelemahan rupiah bisa picu harga SUN turun


Kamis, 22 Februari 2018 / 11:39 WIB
ILUSTRASI. Pasar obligasi


Reporter: Dimas Andi | Editor: Dupla Kartini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga Surat Utang Negara (SUN) diperkirakan bergerak bervariasi pada perdagangan Kamis (22/2). Hal ini didorong oleh respons investor terhadap hasil notulensi Federal Open Market Committee (FOMC) serta potensi kenaikan imbal hasil US Treasury.

Analis Fixed Income MNC Sekuritas, I Made Adi Saputra mengatakan, pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat menjadi katalis negatif pada perdagangan SUN, hari ini.

Sebelumnya, imbal hasil SUN pada perdagangan Rabu (21/2), bergerak terbatas dengan arah yang bervariasi di tengah meredanya tekanan terhadap kurs rupiah jelang disampaikannya notulensi FOMC. Perubahan tingkat imbal hasil SUN berkisar 1-4 bps. Sementara, imbal hasil SUN tenor pendek (1-4 tahun) berubah antara 1-3 bps dengan harga berubah hingga sebesar 10 bps.

“Secara teknikal, harga SUN  tenor pendek masih terlihat tren sideways, sementara harga SUN tenor panjang masih tren turun,” kata Made dalam riset, Kamis.

Meski begitu, kata Made, harga SUN telah berada di area jenuh jual alias oversold, sehingga membuka potensi adanya aksi beli oleh investor.

Made merekomendasikan seri FR0069, FR0053, FR0071, FR0073, FR0058, FR0074, FR0068, FR0072, dan FR0075.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×