Reporter: Noverius Laoli | Editor: Noverius Laoli
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ditutup di zona merah pada perdagangan Selasa (28/4/2026), melanjutkan tren bearish selama tujuh hari berturut-turut.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG turun 0,48% atau terkoreksi 34,12 poin ke level 7.072,39. Pelemahan indeks terutama dipicu oleh kinerja delapan dari total 11 sektor yang berakhir negatif.
Tekanan terdalam berasal dari sektor barang konsumen primer yang merosot 1,61%. Penurunan juga terjadi pada sektor barang baku sebesar 1,48%, diikuti infrastruktur 0,84%, teknologi 0,73%, barang konsumen non-primer 0,68%, transportasi 0,45%, kesehatan 0,42%, serta energi yang turut melemah 0,42%.
Baca Juga: IHSG Ambles 5 Hari Berturut-turut, Cek Saham yang Banyak Diburu Asing, Jumat (24/4)
Di tengah dominasi pelemahan, tiga sektor masih mampu mencatatkan penguatan. Sektor keuangan memimpin kenaikan dengan 0,92%, disusul properti dan real estat sebesar 0,27%, serta sektor perindustrian yang naik tipis 0,10%.
Dari sisi aktivitas perdagangan, volume transaksi saham tercatat mencapai 31,61 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp 17,10 triliun.
Pergerakan pasar menunjukkan tekanan yang relatif berimbang, dengan 350 saham melemah, 339 saham menguat, dan 129 saham stagnan.
Investor asing catat net sell sebesar Rp 2,35 triliun di seluruh pasar.
Baca Juga: Tekanan Terhadap IHSG Diproyeksi Masihi Berlanjut, Cek Saham Rekomendasi Analis
Berikut 10 saham net sell terbesar asing pada Selasa:
1. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 350,72 miliar
2. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 172,57 miliar
3. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 136,89 miliar
4. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) Rp 116,91 miliar
5. PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) Rp 60,8 miliar
6. PT Astra International Tbk (ASII) Rp 44,53 miliar
7. PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) Rp 38,2 miliar
8. PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 35,28 miliar
9. PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) Rp 29,84 miliar
10. PT Darma Henwa Tbk (DEWA) Rp 29,05 miliar
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













