kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

IHSG turun 5 hari berturut-turut, begini proyeksinya pada perdagangan Kamis (28/11)


Rabu, 27 November 2019 / 18:16 WIB
ILUSTRASI. Investor sedang mengamati pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia Jakarta, Jumat (22/11).


Reporter: Akhmad Suryahadi | Editor: Noverius Laoli

Selain technical rebound, rilis-rilis data ekonomi seperti inflasi menjelang akhir November juga dapat menjadi katalis positif bagi pergerakan IHSG besok. Alfatih bilang, data-data ekonomi ini dapat menjadi acuan bagi Bank Indonesia (BI) untuk menurunkan kembali suku bunga acuan.

Jika BI menurunkan suku bunga acuan, maka hal ini dapat menjadi sentimen positif bagi pasar saham atau IHSG.

Baca Juga: Akan membagi dividen, simak rekomendasi saham Unilever Indonesia (UNVR)

Setali tiga uang, Direktur Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya menilai, secara teknikal pergerakan IHSG masih menunjukkan pola konsolidasi wajar sembari menanti momentum kenaikan lanjutan dengan target mendobrak level tertinggi sepanjang masanya kembali.

"Kondisi capital inflow yang masih terus berlangsung secara year-to-date turut menjadi sentimen positif terhadap pola gerak IHSG," terangnya.

Untuk itu, William memprediksi IHSG akan menguat di kisaran 5.989 - 6.189. Senada, Alfatih juga memproyeksi IHSG akan bergerak menguat di level 6.000-6.100 pada perdagangan esok hari.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×