kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.870   -65,00   -0,36%
  • IDX 5.821   -75,34   -1,28%
  • KOMPAS100 752   -12,33   -1,61%
  • LQ45 573   -10,72   -1,84%
  • ISSI 201   -1,70   -0,84%
  • IDX30 325   -6,09   -1,84%
  • IDXHIDIV20 401   -6,69   -1,64%
  • IDX80 86   -1,38   -1,59%
  • IDXV30 108   -1,25   -1,14%
  • IDXQ30 105   -1,88   -1,76%

IHSG terancam koreksi di awal pekan


Senin, 17 November 2014 / 04:47 WIB
ILUSTRASI. Twibbon Hari Anak Internasional 1 Juni 2023. 


Reporter: Annisa Aninditya Wibawa | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik tipis di akhir pekan. Jumat (14/11) IHSG menguat 0,02% menjadi 5.049,48. Dalam sepekan IHSG naik 1,24%. Sementara, bursa Asia yang tercermin pada indeks MSCI Asia Pacific turun 0,02% ke 141,73% pada Jumat (14/11). Selama sepekan bursa Asia menguat 1,09%.

Reza Priyambada, Analis Woori Korindo Securities, mengatakan, meskipun indeks menguat, asing mencatatkan jual bersih alias net sell Rp 227,48 miliar. Selain itu, soal kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) masih membayangi IHSG. Apalagi polemik di parlemen menyebabkan rupiah kembali tertekan.

Andre Setiawan, Analis Minna Padi Investama. mengatakan. saat ini para investor masih menahan diri. Namun ia yakin, jika pemerintah sudah memberi kejelasan akan kepastian harga BBM bersubsidi IHSG bisa rebound dan market kembali naik.

Analis Sucorinvest Central Gani, Achmad Yaki Yamani mengatakan, dari teknikal, RSI dan momentum masih naik. MACD dan stochastic juga naik. Ia memproyeksikan, IHSG menguat di 5.025-5.075. Sedangkan Reza dan Andre memprediksikan, akan terjadi koreksi. Reza memperkirakan di 5.038-5.072 dan Andre di 5.000-5.100.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×