kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

IHSG rawan koreksi pada Kamis (9/7), perhatikan rekomendasi saham dari analis berikut


Kamis, 09 Juli 2020 / 04:20 WIB


Reporter: Ika Puspitasari | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melesat 89,09 poin atau 1,79% ke posisi 5.076,17 pada akhir perdagangan Rabu (8/7). untuk perdagangan Kamis (9/7) analis mengatakan IHSG rawan mengalami profit taking alias aksi ambil untung investor. 

Baca Juga: IHSG melonjak 1,79% ke 5.076 pada akhir perdagangan Rabu (8/7), asing borong BBRI

Analis Phintraco Sekuritas Valdy Kurniawan mengatakan pada Kamis (9/7) IHSG rawan mengalami profit taking alias aksi ambil untung investor. Oleh sebab itu, IHSG diperkirakan terkoreksi ke kisaran level psikologis 5.000. Ia memperkirakan rentang perdagangan support-resistance berada pada kisaran 4.950-5.100.

Secara teknikal, ia melihat potensi profit taking tersebut diperkuat oleh sinyal overbought pada indikator Stochastic RSI (>80%). Dari sisi fundamental, data ekonomi domestik terbaru yang relatif mixed juga dapat membayangi IHSG.

"Penjualan eceran turun 20,6% yoy di Mei, lebih dalam dari penurunan 16,9% yoy di April. Sementara Indeks Keyakinan Konsumen naik menjadi 83,8 di Juni dari 77,8 di Mei, data-data ini turut mempengaruhi pergerakan IHSG," katanya, Rabu (8/7).

Oleh sebab itu, ia merekomendasikan pelaku pasar untuk mewaspadai saham-saham yang mencatatkan penguatan signifikan pada perdagangan Rabu (8/7). Di sisi lain, perhatikan potensi trading buy saham ASII, TLKM dan INDF pada perdagangan Kamis (9/7).

Baca Juga: IHSG Ditutup di Atas 5.000, Asing Akumulasi Saham BBRI, BBCA, dan BMRI

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×