Reporter: Dimas Andi | Editor: Noverius Laoli
Beberapa data ekonomi juga akan dirilis dari AS sepanjang pekan depan.
Misalnya, retail sales dan Michigan Consumer Sentiment. Dari Eropa, terdapat data tingkat pengangguran, inflasi, serta data sektor manufaktur dan jasa dari Inggris yang dirilis pekan depan.
Sedangkan dari Asia, investor akan mencermati keputusan moneter bank sentral China serta rilis data neraca perdagangan dan inflasi Jepang yang disertai pertemuan Bank of Japan.
Baca Juga: IHSG Melonjak 6,14% Sepekan, Waspada Koreksi Awal Pekan
Secara teknikal, Alrich menyebut IHSG masih bertahan di atas MA5 dan jauh di atas MA20. Lantas, indeks diperkirakan akan berkonsolidasi di kisaran 7750-7.700 pada pekan depan sebelum mencoba kembali untuk menembus level MA50 di sekitar level 7.719.
Saham-saham yang dapat diperhatikan oleh investor pada pekan depan antara lain MDKA, INTP, CLEO, WIIM, ULTJ, dan NCKL.
Di lain pihak, Herditya menyebut IHSG berpeluang menguat cenderung terbatas dengan support 7.374 dan resist 7.673. Arah IHSG pada pekan mendatang akan dipengaruhi oleh rilis suku bunga BI dan kabar negosiasi AS Iran.
Baca Juga: IHSG Berpotensi Menguat, Simak Rekomendasi Saham Pilihan Pekan Ini
Terdapat beberapa saham yang dapat dicermati investor pada pekan depan, yakni BBRI dengan target harga di kisaran Rp 3.510-Rp 3.610 per saham, CMRY (Rp 4.790-Rp 4.880 per saham), dan MDKA (Rp 3.470-Rp 3.590 per saham).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













