kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45845,50   -13,12   -1.53%
  • EMAS1.347.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

IHSG Menyambut Perdagangan Pekan Singkat Dengan Penguatan terbatas


Minggu, 19 Mei 2024 / 19:10 WIB
IHSG Menyambut Perdagangan Pekan Singkat Dengan Penguatan terbatas
ILUSTRASI. IHSG diprediksi akan menguat terbatas di support sebesar 7.231 dan resistance di angka 7.364.


Reporter: Muhammad Musa | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,97% atau naik 70,54 poin ke angka 7.317,24 pada perdagangan Jumat (17/5). IHSG diprediksi akan menguat terbatas di support sebesar 7.231 dan resistance di angka 7.364.

Secara teknikal, Equity Research Analyst Phintraco Sekuritas, Nurwachidah melihat, adanya pola three white soldier dan pelebaran positive slope pada moving average convergence/divergence (MACD) yang menandai adanya kelanjutan bullish. Menurutnya, IHSG akan melanjutkan reboundnya dengan uji resistance di angka 7.375 pada pekan depan, Senin (20/5). 

Secara global, investor tengah menantikan pidato Kepala the Fed, Jerome Powell, pada Senin (20/5). Adapun pidato tersebut cukup dinantikan pasca rilis data inflasi bulan April 2024 yang turun sesuai ekspektasi pasar yakni 3,4% atau menandai penurunan pertama dalam tiga bulan. 

“Pidato tersebut diharapkan mampu memberikan kepastian terhadap optimisme pasar yang tinggi terhadap peluang pemangkasan suku bunga di bulan September 2024,” kata Nur kepada Kontan.co.id, Jumat (17/5).

Baca Juga: IHSG Kembali Menguat, Investor Bisa Cermati Saham-Saham yang Mulai Rebound

Dirinya menambahkan, terdapat Federal Open Market Committee (FOMC) Minutes pada Kamis (23/5) yang diharapkan mampu memberikan sentimen positif bagi pasar saham global.   

Sementara itu, investor dalam negeri menantikan penentuan suku bunga acuan pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) di Rabu (22/5) yang diperkirakan akan tetap berada di level 6,25%. Selain itu, terdapat rilis data pertumbuhan kredit bulan April yang diperkirakan akan melanjutkan pertumbuhan terkuatnya sejak Maret lalu. 

Analis MNC Sekuritas Herdita Wicaksana menyampaikan, penguatan pada IHSG dipengaruhi oleh beberapa hal, antara lain dengan melandainya inflasi AS pada bulan April 2024 di angka 3,4% year on year (YoY). Selain itu terdapat peningkatan kembali ekspektasi potensi cut rate di bulan September 2024 meski inflasi masih jauh dari 2% sebagai target The Fed. 

“Kemudian dengan adanya penguatan Rupiah terhadap US$ turut menjadi andil dalam pergerakan IHSG,” kata Herditya kepada Kontan, Jumat (17/5).

Baca Juga: Market Cap Lima Emiten Prajogo Pangestu Mencapai Hampir Seperlima Bursa Saham

Herditya memprediksikan, IHSG masih berpeluang menguat dengan kecenderungan terbatas di support sebesar 7.231 dan resistance di angka 7.364. Adapun pergerakan IHSG ke depan akan dipengaruhi oleh sentimen pergerakan harga komoditas, nilai tukar rupiah, dan investor masih akan memantau lanjutan dari kebijakan The Fed.

Herditya merekomendasikan saham-saham pada perdagangan Senin (20/5), antara lain saham KLBF dengan target harga Rp 1.565–Rp 1.605, ELSA berkisar di harga R 450–Rp 470, dan MBMA di harga Rp 650–Rp 670.

Sedangkan, Nur menjagokan saham ADMR, INDF, JSMR, ACES, NISP, dan AVIA.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Omzet Meningkat dengan Digital Marketing #BisnisJangkaPanjang, #TanpaCoding, #PraktekLangsung Negotiation For Everyone

[X]
×