kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

IHSG menanti data inflasi meredam efek suku bunga


Senin, 02 Juli 2018 / 06:40 WIB
ILUSTRASI. Papan Elektronik Pergerakan Harga Saham di BEI


Reporter: Dityasa H Forddanta, Krisantus de Rosari Binsasi | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menguat cukup signifikan di akhir pekan lalu. Pada perdagangan Jumat (29/6), IHSG naik 2,33% ke 5.799,24. Sehari sebelumnya, IHSG merosot 2,09%, paling dalam di antara indeks saham Asia.

Penguatan yang terjadi Jumat lalu merupakan respons atas ekspektasi stabilnya rupiah, setelah Bank Indonesia (BI) menaikkan suku bunga acuan jadi 5,25%. Namun, penguatan ini diprediksi hanya sesaat. "Indeks diperkirakan  kembali melemah," ujar analis Artha Sekuritas Indonesia Juan Harahap, Jumat (29/6).

Hari ini, pergerakan indeks akan dipengaruhi rilis data ekonomi terbaru. Hari ini pemerintah bakal merilis data inflasi. "Inflasi diperkirakan terkendali, sehingga dapat memberi sentimen positif," jelas Vice President Research Department Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya.

Tapi, kenaikan suku bunga berpotensi menekan sektor yang sensitif terhadap suku bunga, seperti perbankan. Karena bobot saham perbankan terhadap IHSG cukup besar, Juan memprediksi hari ini IHSG melemah, dengan rentang pergerakan 5.763-5.870.

William memprediksi IHSG akan naik dengan rentang pergerakan antara 5.640-5.958.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×