kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   10.000   0,38%
  • USD/IDR 16.910   28,00   0,17%
  • IDX 9.075   42,82   0,47%
  • KOMPAS100 1.256   8,05   0,64%
  • LQ45 889   7,35   0,83%
  • ISSI 330   0,23   0,07%
  • IDX30 452   3,62   0,81%
  • IDXHIDIV20 533   4,12   0,78%
  • IDX80 140   0,85   0,61%
  • IDXV30 147   0,15   0,10%
  • IDXQ30 145   1,19   0,83%

IHSG Berpotensi Sideways pada Senin (1/12), Cermati Sentimennya


Minggu, 30 November 2025 / 11:53 WIB
IHSG Berpotensi Sideways pada Senin (1/12), Cermati Sentimennya
ILUSTRASI. IHSG Melemah Tipis-Suasana di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (13/11/2025). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi berpotensi menguat terbatas pada Senin, 1 Desember 2025, setelah sebelumnya melemah akibat profit taking.


Reporter: Muhammad Alief Andri | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan berpeluang bergerak menguat terbatas pada perdagangan Senin (1/12/2025) setelah pada Jumat (28/11/2025) ditutup melemah 0,43% ke level 8.508,71.

Equity Research Analyst Phintraco Sekuritas, Alrich Paskalis Tambolang, menilai ruang penguatan IHSG pada awal pekan masih terbuka meski cenderung terbatas.

“Tekanan profit taking pada Jumat tidak mengubah tren jangka menengah. Selama IHSG mampu bertahan di kisaran pivot 8.500, peluang technical rebound pada Senin tetap ada,” kata Alrich kepada Kontan, Jumat (28/11/2025).

Baca Juga: IHSG Diproyeksikan Sideways Rabu (26/11), Simak Sentimen dan Rekomendasinya

Secara teknikal, ia mencatat bahwa positive slope histogram MACD mulai melemah, sedangkan Stochastic RSI mengarah turun.

IHSG juga ditutup di bawah MA5, tetapi masih berada di atas MA20. “Kondisi ini menunjukkan pola konsolidasi, bukan pembalikan tren,” ujarnya.

Adapun level-level penting yang perlu dicermati untuk hari Senin, IHSG diperkirakan bergerak sideways. “IHSG akan bergerak di rentang 8.470 hingga 8.600,” kata Alrich.

Ia menekankan tiga level kunci yang perlu diperhatikan: resistance 8.600, pivot 8.500, dan support 8.470.

Dari sisi sentimen, investor akan mencermati sederet rilis data ekonomi yang keluar pada Senin, mulai dari PMI manufacturing, neraca perdagangan, hingga inflasi.

Data inflasi November diperkirakan berada di 0,3% secara bulanan dan 2,8% secara tahunan. Sementara neraca perdagangan Oktober diproyeksikan mencatat surplus US$3,8 miliar.

Baca Juga: Investor Wait and See, IHSG Jumat (28/11) Berpotensi Sideways

“Rilis data ekonomi domestik ini kemungkinan menjadi penggerak utama IHSG pada awal pekan. Jika data inflasi dan PMI sesuai ekspektasi pasar, IHSG berpeluang membuka perdagangan dengan penguatan,” jelas Alrich.

Ia menambahkan bahwa meski penguatan berpotensi terbatas, sektor energi dan emiten dengan fundamental stabil bisa menjadi perhatian, sementara saham-saham teknologi yang tertekan pada akhir pekan lalu mungkin masih bergerak mixed.

Untuk trading harian, Alrich merekomendasikan beberapa saham yang dapat dicermati pada awal pekan, yakni PWON, INKP, PGAS, NCKL, PSAB, dan ERAA.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Foreign Exchange & Hedging Strategies Investing From Zero

[X]
×