kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.668.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.865   7,00   0,04%
  • IDX 6.117   -60,45   -0,98%
  • KOMPAS100 795   -13,93   -1,72%
  • LQ45 599   -10,20   -1,67%
  • ISSI 213   0,20   0,09%
  • IDX30 339   -6,02   -1,75%
  • IDXHIDIV20 415   -6,04   -1,43%
  • IDX80 90   -1,62   -1,76%
  • IDXV30 112   -1,00   -0,89%
  • IDXQ30 108   -1,93   -1,75%

IHSG Berpotensi Melemah pada Selasa (23/6/2026), Cermati Sentimennya Berikut Ini


Selasa, 23 Juni 2026 / 07:00 WIB
IHSG Berpotensi Melemah pada Selasa (23/6/2026), Cermati Sentimennya Berikut Ini
ILUSTRASI. IHSG berpotensi bergerak fluktuatif dengan kecenderungan melemah pada perdagangan Selasa (23/6/2026). (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Penulis: Muhammad Alief Andri | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,98% ke level 6.116 pada perdagangan Senin (22/6/2026). IHSG berpotensi bergerak fluktuatif dengan kecenderungan melemah pada perdagangan Selasa (23/6/2026).

Senior Market Chartist Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji Gusta, mengatakan investor global dan domestik cenderung menahan diri menjelang pengumuman MSCI Annual Market Classification Review pada 24 Juni 2026 serta peninjauan ulang indeks FTSE Russell.

“Ketidakpastian hasil tinjauan ini membuat volatilitas pasar meningkat dalam jangka pendek,” ujarnya kepada Kontan, Senin (22/6/2026).

Menurutnya, pengumuman MSCI akan menjadi sentimen utama yang krusial bagi pergerakan IHSG pekan ini, terutama terkait kejelasan status freeze pada indeks Indonesia.

Baca Juga: Wall Street Mixed, S&P 500 dan Nasdaq Melemah Terseret Penurunan Saham Alphabet

Berdasarkan rilis Global Market Accessibility Review MSCI pada 19 Juni, terjadi penurunan penilaian pada kriteria Information Flow akibat isu transparansi struktur kepemilikan saham atau free float serta indikasi coordinated trading behavior.

Nafan menilai, jika MSCI mempertahankan status Indonesia sebagai Emerging Market tanpa adanya penurunan ke Frontier Market, maka respons pasar cenderung terbatas karena skenario terburuk tidak terjadi.

“Namun apabila terdapat sinyal positif terkait peluang pencabutan status freeze, hal ini berpotensi mendorong pembalikan arus dana asing ke pasar domestik,” jelasnya.

Baca Juga: Cum Date Tiba, Saham BUMN Ini Siap Bagikan Dividen Rp 8.818/Lot

Untuk perdagangan Selasa (23/6/2026), Nafan memproyeksikan IHSG masih berpotensi bergerak fluktuatif dengan kecenderungan melemah.

Ia memperkirakan IHSG akan bergerak dengan level support di 6.058 dan 5.917, serta resistance di 6.287 dan 6.516.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×