kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.814.000   5.000   0,18%
  • USD/IDR 17.228   6,00   0,03%
  • IDX 7.107   -22,97   -0,32%
  • KOMPAS100 961   -5,51   -0,57%
  • LQ45 687   -4,03   -0,58%
  • ISSI 257   -1,74   -0,67%
  • IDX30 379   -2,57   -0,67%
  • IDXHIDIV20 465   -6,38   -1,35%
  • IDX80 108   -0,59   -0,55%
  • IDXV30 136   -1,32   -0,96%
  • IDXQ30 121   -1,18   -0,97%

IHSG Berpotensi Koreksi Jangka Pendek, Simak Rekomendasi Saham Berikut


Selasa, 28 April 2026 / 07:00 WIB
IHSG Berpotensi Koreksi Jangka Pendek, Simak Rekomendasi Saham Berikut
ILUSTRASI. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih berpotensi melanjutkan koreksi dalam jangka pendek. (ANTARA FOTO/Putra M. Akbar)


Reporter: Muhammad Alief Andri | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan bergerak terbatas dengan kecenderungan sideways pada perdagangan Selasa (28/4/2026).

Pada perdagangan Senin (27/4/2026), IHSG ditutup melemah 0,32% ke level 7.106,52, setelah sempat bergerak di zona hijau hampir sepanjang sesi perdagangan.

Equity Research Analyst Phintraco Sekuritas Alrich Paskalis Tambolang mengatakan, pelemahan IHSG terjadi setelah tekanan jual kembali meningkat menjelang penutupan perdagangan.

“Setelah sempat rebound, IHSG akhirnya ditutup melemah. Secara teknikal, MACD sudah membentuk death cross dan Stochastic RSI bergerak menuju area oversold,” ujarnya kepada Kontan, Senin (27/4/2026).

Baca Juga: Saham-Saham yang Banyak Diborong Asing Saat IHSG Terkoreksi di Awal Pekan

Alrich memperkirakan IHSG akan bergerak sideways dalam kisaran 7.000–7.250. Adapun level support berada di 7.000, pivot di 7.200, dan resistance di 7.300.

Dari sisi sektoral, saham energi mencatatkan koreksi terdalam sebesar 1,21%, sementara sektor basic material justru menguat 1,48%.

Sentimen domestik turut datang dari rencana pemerintah untuk memberikan insentif bagi pasar modal. 

Menteri Keuangan menyatakan insentif tersebut berpotensi berupa pengurangan pajak, dengan harapan dapat mendorong daya tarik investasi di pasar saham.

Selain itu, data investasi asing langsung (FDI) di luar sektor keuangan dan migas tumbuh 8,5% secara tahunan menjadi Rp250 triliun pada kuartal I-2026. Pertumbuhan ini menjadi yang kedua secara berturut-turut setelah meningkat 4,3% pada kuartal sebelumnya.

Dari eksternal, mayoritas bursa Asia justru ditutup menguat. Investor cenderung mengabaikan kebuntuan negosiasi Amerika Serikat dan Iran, meskipun harga minyak mentah masih bertahan di level tinggi.

Di sisi lain, pelaku pasar menantikan hasil pertemuan Bank of Japan yang diperkirakan mempertahankan suku bunga acuan di level 0,75%.

Baca Juga: Wall Street Melemah, Investor Cemas Jelang Musim Laporan Keuangan

Sementara itu, Head of Retail Research MNC Sekuritas Herditya Wicaksana menilai IHSG masih berpotensi melanjutkan koreksi dalam jangka pendek.

“Pergerakan IHSG sejalan dengan mayoritas bursa global dan regional Asia, serta dipengaruhi kondisi geopolitik di Timur Tengah yang belum menemukan titik terang,” ujarnya.

Herditya memperkirakan IHSG akan bergerak pada kisaran support 7.022 dan resistance 7.177 pada perdagangan Selasa (28/4/2026).

Menurutnya, investor masih mencermati perkembangan konflik di Timur Tengah serta pergerakan harga minyak mentah yang berpotensi memengaruhi sentimen pasar.

Untuk perdagangan Selasa (28/4/2026), Herditya merekomendasikan beberapa saham yang dapat dicermati, antara lain ARCI di kisaran Rp 1.720–Rp 1.780, MIDI Rp 348–Rp 360, serta MINA Rp 358–Rp 402.

Sementara itu, Phintraco Sekuritas merekomendasikan saham AMMN, AADI, MEDC, ARCI, dan GGRM sebagai top picks untuk perdagangan Selasa (28/4/2026).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Capital Structure

[X]
×