Reporter: Noverius Laoli | Editor: Noverius Laoli
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali melanjutkan koreksi pada awal pekan, meski sempat dibuka menguat dan bergerak di zona hijau sepanjang sebagian besar sesi perdagangan.
Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG ditutup melemah 0,32% atau turun 22,97 poin ke level 7.106,52 pada penutupan perdagangan Senin (27/4/2026).
Pelemahan IHSG terutama dipicu oleh tekanan pada tiga indeks sektoral dari total 11 sektor yang diperdagangkan.
Baca Juga: Saham Big Banks Mayoritas Menghijau pada Pembukaan Pasar Awal Pekan Ini (20/4/2026)
Sektor energi mencatat penurunan terdalam sebesar 1,21%, diikuti sektor perindustrian yang turun 1,15%, serta sektor keuangan yang relatif stagnan di level 0,00%.
Di sisi lain, mayoritas sektor justru mencatat penguatan. Sektor barang baku memimpin kenaikan sebesar 1,48%, disusul barang konsumer primer 0,53%, teknologi 0,44%, infrastruktur 0,33%, transportasi 0,31%, properti dan real estate 0,30%, barang konsumer nonprimer 0,30%, serta kesehatan 0,15%.
Dari sisi aktivitas perdagangan, total volume transaksi saham di BEI mencapai 32,93 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp16,40 triliun.
Secara keseluruhan, pergerakan saham menunjukkan sentimen yang cenderung positif. Tercatat sebanyak 408 saham menguat, sementara 264 saham melemah dan 147 saham bergerak stagnan.
Baca Juga: IHSG Ambruk 2,16% ke 7.378, Cermati Saham yang Banyak Dilego Asing, Kamis (23/4)
Berikut 10 saham net buy terbesar asing pada Senin:
1. PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) Rp 92,0 miliar
2. PT Vale Indonesia Tbk (INCO) Rp 60,0 miliar
3. PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) Rp 50,94 miliar
4. PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) Rp 38,78 miliar
5. PT Petrosea Tbk (PTRO) Rp 37,66 miliar
6. PT Alamtri Mineral Indonesia Tbk (ADMR) RP 34,8 miliar
7. PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) Rp 29,91 miliar
8. PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) Rp 25,62 miliar
9. PT Timah Tbk (TINS) Rp 16,91 miliar
10. PT Tripugra Agro Persada Tbk (TAPG) Rp 16,84 miliar
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













