kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45963,73   -4,04   -0.42%
  • EMAS1.310.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

IHSG Berpeluang Rebound Pada Senin (4/3), Berikut Saham-Saham yang Patut Dilirik


Senin, 04 Maret 2024 / 05:30 WIB
IHSG Berpeluang Rebound Pada Senin (4/3), Berikut Saham-Saham yang Patut Dilirik
ILUSTRASI. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi rebound pada perdagangan Senin (4/3). KONTAN/Cheppy A. Muchlis/29/02/2024


Reporter: Muhammad Musa | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi rebound pada perdagangan Senin (4/3). Adapun IHSG pada Jumat (1/3) ditutup melemah 4,20 poin atau 0,06% ke level 7.311,91.

Equity Research Analyst Phintraco Sekuritas Alrich Paskalis Tambolang menyebutkan IHSG cenderung flat pada akhir pekan lalu seiring dengan rilis data inflasi lebih tinggi dari ekspektasi pasar. 

Selanjutnya, secara teknikal, terbentuk lower shadow yang panjang dan diiringi dengan Stochastic RSI yang cenderung naik dari oversold area. 

“Dengan demikian, IHSG berpotensi untuk rebound ke pivot 7.330 di Senin (4/3),” jelas Alrich.

Baca Juga: Simak Rekomendasi Saham dari WH-Project Saat IHSG Berpotensi Menguat, Senin (4/3)

Secara global, Alrich menjelaskan bahwa investor menanti pidato dari sejumlah pejabat the Fed pada Sabtu (2/3). Selain itu Investor juga berharap lebih banyak petunjuk terkait arah penurunan suku bunga di bulan Juni 2024 seiring dengan rilis data PCE Price Index AS yang mengalami perlambatan ke 2,4% dan Core PCE Price Index 2,8% YoY, sesuai dengan konsensus pasar.

Rilis data ini, kata Alrich menjelaskan semakin kuatnya keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga seiring data inflasi yang mendekati target the Fed sebesar 2%. 

“Hal ini juga diikuti dengan peningkatan probabilitas terkait penurunan suku bunga di Juni 2024 mencapai 65.2% (CME FedWatch Tool),” lanjut Alrich.

Dari dalam negeri, Alrich menjelaskan inflasi Februari tercatat sebesar 2,57% YoY di Februari 2024 serta inflasi komponen inti sebesar 1,68%. 
“Kenaikan inflasi pada periode ini dipicu oleh kenaikan harga di berbagai sektor,” terang Alrich.

Di sisi lain, S&P PMI Manufaktur melandai ke level 52,7 di Februari 2024 dari level 52,7 di Januari 2024. Meskipun demikian, Alrich menuturkan PMI Manufaktur Indonesia masih berada dalam fase ekspansif dalam 30 bulan terakhir.

Nafan Aji, Senior Investment Information dan Senior Technical Analyst Miraae Asset Sekuritas memproyeksikan IHSG untuk Senin (4/3) akan relatif bertahan di uptrend line berkisar pada angka support 7.235 dan resistance 7.445. 

Baca Juga: Intip Rekomendasi Saham Unggulan dan Proyeksi IHSG di Bulan Maret 2024

“Pergerakan IHSG masih bertahan di uptrend line,” jelas Nafan kepada KONTAN, akhir pekan lalu.

Menurut Nafan secara global pasar masih menantikan testimoni Jerome Powell, March dotplot, dan US non fram payroll.

Adapun Alrich merekomendasikan investor untuk mencermati saham ANTM, ITMG, ADRO, KLBF, dan MAPI

Sedangkan, Nafan memberikan rekomendasi antara lain saham ADRO, AKRA, ASII, BREN, dan MYOR.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×