Penulis: Muhammad Alief Andri | Editor: Tri Sulistiowati
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil ditutup menguat pada perdagangan Kamis (30/7/2026), meskipun dibayangi tekanan eksternal dari pelemahan nilai tukar rupiah dan kenaikan harga minyak dunia.
IHSG naik 1,56% atau bertambah 94,98 poin ke level 6.186,36. Seluruh sektor mencatatkan penguatan, dengan sektor cyclical memimpin kenaikan sebesar 2,25%.
Equity Research Analyst Alrich Paskalis Tambolang menjelaskan, penguatan IHSG terjadi di tengah sentimen global yang cenderung negatif.
“IHSG rebound meskipun terjadi kenaikan harga minyak mentah dan pelemahan pada indeks bursa global,” ujarnya kepada Kontan, Kamis (30/7/2026).
Baca Juga: Customer Traffic Pulih, MAPI dan MAPA Kompak Bukukan Pertumbuhan Pendapatan dan Laba
Ia menambahkan, harga minyak Brent melanjutkan penguatan hingga di atas US$92 per barel, dipicu oleh meningkatnya tensi geopolitik setelah Amerika Serikat melancarkan serangan udara baru terhadap Iran sebagai respons atas serangan terhadap pasukannya di Timur Tengah.
Kondisi tersebut memicu kekhawatiran terhadap potensi gangguan pasokan energi global. Di sisi lain, nilai tukar rupiah ditutup melemah 0,17% ke level Rp18.075 per dolar AS, seiring penguatan indeks dolar AS meskipun bank sentral Amerika Serikat menahan suku bunga acuannya.
Secara teknikal, Alrich menilai IHSG masih menunjukkan sinyal positif. Indeks telah ditutup di atas MA5, MA20, dan MA50, serta bertahan di atas level psikologis 6.000.
“Stochastic RSI mendekati area oversold dan berpotensi mengalami golden cross, sehingga IHSG diperkirakan melanjutkan penguatan dengan menguji level 6.200-6.250 pada perdagangan Jumat,” jelasnya.
Senior Market Chartist Nafan Aji Gusta menilai penguatan IHSG didorong oleh respons positif pasar terhadap kinerja emiten.
“Penguatan IHSG hari ini mencerminkan respons positif pasar terhadap rilis kinerja emiten Semester I-2026 yang solid, didukung oleh aksi akumulasi selektif investor pada saham-saham blue chip setelah fase koreksi teknis,” ungkapnya.
Untuk perdagangan Jumat (31/7/2026), Nafan memproyeksikan IHSG akan bergerak dengan level support di 6.031 dan 6.130, serta resistance di 6.254 dan 6.358.
Baca Juga: IHSG Rebound 1,56% ke 6.186, Top Gainers LQ45: MAPI, INCO, AADI, Kamis (30/7)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














