kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

IHSG ambles jadi momentum yang tepat menadah saham-saham big caps


Kamis, 10 September 2020 / 19:47 WIB
ILUSTRASI. Sejak awal tahun, IHSG merosot 22,35%. Investor bisa memanfaatkan penurunan dengan menadah saham-saham kapitalisasi besar


Reporter: Akhmad Suryahadi | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pasca pengumuman pembatasan sosial berskala besar (PSBB) jilid kedua oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) langsung ambles 5,01% ke level 4.891,461 pada penutupan perdagangan Kamis (10/9).

Pelemahan ini membuat koreksi IHSG menjadi semakin dalam. Sejak awal tahun, IHSG merosot 22,35% dan dalam waktu tiga bulan IHSG telah melemah 1,14%.

Namun, Analis MNC Sekuritas Aqil Triyadi menilai, koreksi yang menimpa IHSG hari ini menjadi menjadi momentum yang tepat untuk menyerok saham-saham bluechips seiring dengan koreksi yang terjadi di saham-saham tersebut. Aqil merekomendasikan beli saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) di harga Rp 28.450–Rp 29.975, saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 3.080-Rp 3.350, dan saham PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) dengan harga Rp 6.875–Rp 7.875.

“Untuk penurunan IHSG yang signifikan ini memang menarik untuk membeli saham big caps,” ujar Aqil, Kamis (10/9).

Baca Juga: Ini sektor yang bakal untung dan buntung akibat PSBB

Hari ini, ketiga saham tersebut memang turun cukup dalam. Mengutip RTI, harga saham BBCA merosot 6,97% alias mentok di auto rejection bawah (ARB) ke level Rp 29.050. Sementara saham BBRI terkoreksi hingga 6,74% juga di ARB ke level Rp 3.180 dan saham INDF terkoreksi 4,29% ke level Rp 7.250.

Bukan hanya masalah harga yang sudah terdiskon, investor juga perlu mencermati aspek kinerja dan fundamental dari emiten yang bersangkutan. Ketiga emiten kelas kakap ini masih mencatatkan laba bersih meski memang turun dari tahun lalu.

Baca Juga: Pengetatan PSBB, level stabil rupiah bergeser ke Rp 15.000 per dolar AS




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×