kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.997.000   -24.000   -0,79%
  • USD/IDR 16.974   58,00   0,34%
  • IDX 7.137   -224,90   -3,05%
  • KOMPAS100 989   -32,34   -3,17%
  • LQ45 728   -22,86   -3,04%
  • ISSI 249   -9,93   -3,83%
  • IDX30 392   -8,64   -2,16%
  • IDXHIDIV20 487   -9,80   -1,97%
  • IDX80 111   -3,58   -3,12%
  • IDXV30 132   -2,45   -1,82%
  • IDXQ30 127   -2,57   -1,99%

IHSG akan lanjutkan penguatan Jumat besok


Kamis, 16 November 2017 / 19:44 WIB
IHSG akan lanjutkan penguatan Jumat besok


Reporter: Chindy Puri | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menyentuh angka psikologis 6.000. Perdagangan Kamis (16/11) indeks ditutup menguat 1,10% di level 6.037,90.

Penguatan IHSG mengikuti jejak laju bursa saham Asia yang mengalami rebound setelah melemah selama dua hari kemarin.

Indeks Nikkei dan Topix ditutup menguat masing-masing, 1,47% dan 1,01%. Indeks Shanghai naik 0,77% diikuti kenaikan Kospi sebesar 0,66%.

Analis Reliance Sekuritas Lanjar Nafi melihat sentimen positif berasal dari melambatnya pertumbuhan pinjaman dalam negeri yang berada di bawah 8%.

“Hal ini memberikan spekulasi penurunan kembali tingkat suku bunga hingga 4% oleh investor, meskipun pada akhirnya BI menetapkan suku bunga pada level 4.25%,” papar Lanjar.

Pertumbuhan sektor konsumer yang berkontrobusi 2,59% berasal dari emiten rokok. Menurut Lanjar penguatan ini ditengarai dari naiknya pajak rokok yang disambut baik. PT Bentoel International Inv. Tbk (RMBA) menguat 6,78% diikuti saham PT H. M. Sampoerna Tbk (HMSP) 5,46% dan PT Gudang Garam Tbk (GGRM) 5,26%.

Sementara dari global, katalis positif berasal dari rilis data investasi Asing di Jepang yang menunjukkan penguatan. Investasi asing menguat ¥182,4 miliar dari ¥-4,8 miliar di awal bulan November.

Selain itu, Uni Eropa juga menolak tawaran Inggris untuk menangani perdagangan Brexit. Lanjar memprediksi IHSG, Jumat (17/11) besok menguat terbatas di level support 6.008-6.055.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×