kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.689.000   -24.000   -0,88%
  • USD/IDR 17.936   -76,00   -0,42%
  • IDX 5.886   -16,34   -0,28%
  • KOMPAS100 775   -7,40   -0,95%
  • LQ45 587   -2,64   -0,45%
  • ISSI 201   -0,63   -0,31%
  • IDX30 334   -0,77   -0,23%
  • IDXHIDIV20 414   0,55   0,13%
  • IDX80 88   -0,64   -0,72%
  • IDXV30 110   -0,60   -0,54%
  • IDXQ30 108   0,47   0,44%

Harga Melemah Usai Naik Tinggi: Tenang, Ada Dividen AGII Rp 1.142 per Lot


Jumat, 12 Juni 2026 / 06:58 WIB
Harga Melemah Usai Naik Tinggi: Tenang, Ada Dividen AGII Rp 1.142 per Lot
ILUSTRASI. Harga Melemah Usai Naik Tinggi: Tenang, Ada Dividen AGII Rp 1.142 per Lot


Reporter: Dimas Andi | Editor: Adi Wikanto

KONTAN.CO.ID - Jakarta. Peluang terbuka untuk mendapatkan dividen Rp 1.142 dari setiap lot saham PT Samator Indo Gas Tbk (AGII). Dividen saham ini semakin menarik karena harga saham AGII dalam tren melemah usai naik tinggi sejak awal tahun 2026.

AGII  menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp 35 miliar dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar baru-baru ini. Dengan jumlah itu, nilai dividen per saham AGII sebesar Rp 11,42 per saham atau Rp 1.142 per lot.

Dividen tersebut dibagikan dari penggunaan laba bersih tahun buku 2025 dan menjadi bentuk komitmen Perseroan untuk terus memberikan nilai tambah kepada para pemegang saham.

Manajemen AGII menilai keputusan pembagian dividen didukung oleh fundamental usaha yang kuat, posisi keuangan yang sehat, serta likuiditas perusahaan yang memadai.

Baca Juga: Dividen Rp 600 Miliar Lebih, Harga Saham Properti (PWON) Bangkit 3% Usai Melemah 24%

Harga saham AGII pada akhir perdagangan Kamis (11/6/2026) di level Rp 2.550 turun 100 poin atau 3,77%. Sejak awal tahun 2026, harga saham AGII terakumulasi meningkat 960 poin atau 60,38%.

Direktur Utama Samator Indo Gas, Rachmat Harsono, mengatakan pembagian dividen dilakukan setelah perusahaan berhasil menyelesaikan sejumlah proyek investasi strategis yang dijalankan dalam beberapa tahun terakhir.

Menurutnya, AGII telah melewati fase investasi yang cukup intensif untuk memperkuat kapasitas produksi dan memperluas jaringan distribusi. Dengan berbagai fasilitas yang telah beroperasi, fokus perusahaan kini diarahkan pada optimalisasi utilisasi aset dan penciptaan nilai dari investasi yang telah dilakukan.

"Hal ini memberikan fleksibilitas yang lebih besar bagi perusahaan untuk meningkatkan pengembalian kepada pemegang saham," ujar Rachmat dalam keterangan resmi, Kamis (11/6/2026).

Tonton: IHSG Melemah Hari Ini (11 Juni 2026)

Kinerja 2026 Meningkat

Optimisme AGII juga tercermin dari kinerja operasional yang terus membaik sepanjang tahun 2026.

Pada kuartal I 2026, perusahaan membukukan pertumbuhan laba bersih lebih dari empat kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Kinerja tersebut ditopang oleh peningkatan volume penjualan, utilisasi aset operasional yang lebih tinggi, serta berbagai program efisiensi dan keunggulan operasional yang dijalankan secara konsisten.

Sebagai perusahaan gas industri dengan jaringan distribusi yang luas di Indonesia, AGII terus memperkuat posisinya di berbagai sektor strategis nasional.

Perseroan juga meningkatkan fokus pada pengembangan produk bernilai tambah tinggi, termasuk specialty gas dan solusi gas terintegrasi. Langkah ini dilakukan untuk menangkap peluang pertumbuhan baru sekaligus meningkatkan kualitas pendapatan perusahaan di masa mendatang.

Ke depan, AGII akan menjalankan strategi pertumbuhan berkelanjutan melalui optimalisasi aset yang telah terbangun, peningkatan efisiensi operasional, penguatan layanan pelanggan, serta pengembangan produk dan solusi yang semakin relevan dengan kebutuhan industri nasional.

Dengan fondasi bisnis yang kuat, infrastruktur operasional yang luas, serta tren kinerja yang terus bertumbuh, Samator Indo Gas optimistis mampu menciptakan nilai jangka panjang bagi para pemegang saham dan seluruh pemangku kepentingan.


 

BEM SI Ultimatum Pemerintah 18 Hari! Jika Gagal, Ancam Segel Kementerian Keuangan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×