kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.689.000   -24.000   -0,88%
  • USD/IDR 18.012   53,00   0,30%
  • IDX 5.886   -16,34   -0,28%
  • KOMPAS100 775   -7,40   -0,95%
  • LQ45 587   -2,64   -0,45%
  • ISSI 201   -0,63   -0,31%
  • IDX30 334   -0,77   -0,23%
  • IDXHIDIV20 414   0,55   0,13%
  • IDX80 88   -0,64   -0,72%
  • IDXV30 110   -0,60   -0,54%
  • IDXQ30 108   0,47   0,44%

2 Tahun Absen, Saham Farmasi PEHA Siap Bagikan Dividen, Cek Rinciannya!


Jumat, 12 Juni 2026 / 05:00 WIB
2 Tahun Absen, Saham Farmasi PEHA Siap Bagikan Dividen, Cek Rinciannya!
ILUSTRASI. 2 Tahun Absen, Saham Farmasi PEHA Siap Bagikan Dividen, Cek Rinciannya!


Reporter: Vina Elvira | Editor: Adi Wikanto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Setelah absen dua tahun, PT Phapros Tbk (PEHA) akan memberikan dividen untuk pemegang saham. Emiten saham sektor farmasi ini akan memberikan dividen tunai sebesar 15% dari laba bersih tahun buku 2025.

Keputusan ini disepakati dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) perusahaan yang digelar hari ini, Kamis (11/6).

Direktur Utama Phapros, Intan Abdams Katoppo, menyampaikan bahwa RUPST menyepakati pembagian dividen tunai kepada pemegang saham, di mana dividen payout ratio sebesar 15% atau Rp 4,12 miliar dari laba bersih 2025 yang sebesar Rp 27,4 miliar.

Dengan jumlah itu, investor saham PEHA akan mendapatkan dividen Rp 4,7 per saham atau Rp 470 per lot.

Baca Juga: Bukit Asam (PTBA) Tebar Dividen Rp 1,32 Triliun, Simak Rekomendasi Sahamnya

Pada perdagangan Kamis 11 Juni 2026, harga saham PEHA di level Rp 230 turun 6 poin atau 2,54% dibandingkan sehari sebelumnya. Sepanjang tahun berjalan 2026 ini, harga saham farmasi ini telah susut 68 poin atau 22,82%.

"Jadi kami juga bersyukur karena setelah dua tahun berturut-turut tidak memberikan dividen, kini akhirnya pemegang saham dapat kembali menerima dividen,” ungkap Intan, dalam Agenda Paparan Publik Virtual, Kamis (11/6/2026).

Terakhir kali, PEHA memberikan dividen kepada pemegang saham dari tahun buku 2023 sebesar Rp 13,37 per saham.

Ia melanjutkan, PEHA berhasil mencetak kinerja cemerlang pada tahun 2025 dengan pertumbuhan signifikan atas penjualan dan laba bersih. 

Tonton: Pertamax Naik Jadi Rp16.250! Danantara: Jangan Orang Kaya Disubsidi Terus

Phapros berhasil mencetak laba bersih tahun 2025 sebesar Rp 27,4 miliar, dibandingkan dengan 2024 yang mengalami kerugian Rp 290,6 miliar. Pertumbuhan ini didorong oleh pertumbuhan penjualan hingga dua digit dan keberhasilan strategi efisiensi operasional. 

Penjualan Phapros tahun 2025 sebesar Rp940,88 miliar, naik 26,34% secara tahunan (yoy).

Kenaikan penjualan terjadi di seluruh segmen produk: segmen obat bebas tanpa resep dokter (over the counter/OTC) naik 43,20% yoy, segmen obat generik berlogo (OGB) tumbuh 13,95% yoy, dan segmen ethical melesat hingga 55% you. 

 

Selain itu, sepanjang tahun 2025, perusahaan juga mampu menekan biaya produksi barang atau beban pokok penjualan (cost of goods sold/COGS) sebesar 5,41% menjadi Rp448,37 miliar dibandingkan dengan tahun sebelumnya Rp 474,03 miliar. 

Performa apik ini makin diperkuat dengan kemampuan perseroan dalam menekan beban usaha yang berhasil diturunkan sebesar 14,64% menjadi Rp 406,43 miliar pada 2025 dibandingkan dengan Rp476,12 pada tahun 2024

Intan menjelaskan, strategi cost restructuring sepanjang tahun 2025 terbukti berhasil dalam melakukan efisiensi produksi.  Rasio COGS terhadap penjualan pada 2025 juga turun signifikan menjadi 47,65% dibandingkan tahun 2024 sebesar 63,65%. 

“Rendahnya rasio COGS terhadap penjualan, menandakan bahwa proses produksi berjalan sangat efisien dan margin laba kotor yang lebih besar,” tambahnya. 

Baca Juga: IHSG Diproyeksi Menguat Terbatas, Cermati Saham Rekomendasi Analis, Jumat (12/6)

Pencapaian positif lainnya adalah keberhasilan terpangkasnya kewajiban (liabilitas) pada 2025 Rp959,70 miliar turun 7,45% dibandingkan dengan tahun 2024 Rp1.036,92 miliar. 

Keberhasilan dalam memangkas kewajiban telah mendorong peningkatan ekuitas pada tahun 2025 menjadi Rp427,47 miliar, naik 8,74% dibandingkan dengan tahun sebelumnya Rp393,12 miliar. 

Tak hanya profit, Phapros juga mampu menjaga arus kas (cashflow) dengan baik. Arus kas bersih dari aktivitas operasi perusahaan positif Rp123,757 miliar, dengan saldo kas pada 31 Desember 2025 sebesar Rp120,98 miliar, naik 31,49% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya Rp92 miliar. 

“Parameter-parameter positif yang telah diukir sepanjang tahun buku 2025 ini, menjadi semangat baru bagi Manajemen untuk membuktikan bahwa Phapros dapat terus tumbuh dan memenuhi harapan shareholders secara berkelanjutan. Phapros pasti bisa, Phapros itu sehat, Sehat itu Phapros,” tutup Intan. 



 

BEM SI Ultimatum Pemerintah 18 Hari! Jika Gagal, Ancam Segel Kementerian Keuangan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×