kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Hari pertama September, rupiah bergerak stagnan


Kamis, 01 September 2016 / 16:42 WIB


Reporter: Wuwun Nafsiah | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Pergerakan rupiah cenderung stagnan dalam tiga hari terakhir. Pelaku pasar enggan berspekulasi menjelang rilis data tenaga kerja Amerika Serikat (AS) Jumat malam (2/9).

Di pasar spot, Kamis (1/9) nilai tukar rupiah menguat tipis 0,01% di Rp 13.269 per dollar AS dibanding sehari sebelumnya. Sementara di kurs tengah Bank Indonesia, rupiah menguat 0,23% ke level Rp 13.269.

Albertus Christian, Senior Research and Analyst PT Monex Investindo Futures menilai, penguatan rupiah hanya merupakan rebound teknikal. "Mayoritas mata uang Asia menguat tipis terhadap dollar AS akibat profit taking," ujarnya.

Dollar AS menguat sejak awal pekan lantaran spekulasi kenaikan suku bunga The Fed. "Kemungkinan investor enggan berspekulasi menjelang rilis data Non Farm Payroll AS yang menjadi kunci kapan The Fed akan menaikkan suku bunga," imbuh Christian.

Di samping itu, pergerakan rupiah cenderung stabil lantaran mendapat dorongan dari sisi domestik. Salah satunya potensi naiknya pemasukan fiskal dari tax amnesty.

Rilis data Badan Pusat Statistik yang menunjukkan angka deflasi 0,02% di bulan Agustus juga membawa sentimen positif bagi rupiah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×